penulis terkenal !

Jika membaca judul threat ini, jangan merasa kaget. Judulnya sih memang memberi kesan “nyolot”, tetapi itu aku pilih karena itulah kesan mendalam yang kudapat dari acara di Jogja kemarin. Untuk diketahui, pada hari Minggu tanggal 10 November 2013 kemarin, aku datang memenuhi undangan adik-adik di Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, untuk menjadi salah satu pembicara tamu pada acara Seminar Nasional dengan tema “Strategi Perancangan Bangunan Tinggi Tahan Gempa”. Ini infonya.

Acaranya sendiri menurutku luar biasa, istimewa, maklum aku bisa duduk bersama pembicara tamu lainnya yang merupakan wakil-wakil perguruan tinggi ternama. Lihat saja, Prof. Bambang Suhendro (UGM) dan Dr-Ing. Yosia I. Rastandi (UI). Nah, aku khan mewakili UPH perguruan tinggi swasta yang relatif masih muda usianya. Jadi acara tersebut tentunya memberi kesan khusus padaku.

Baca lebih lanjut

Iklan

Jawaban UAS – Komputer Rekayasa Struktur 2013

Setiap mata kuliah yang aku berikan, aku evaluasi berdasarkan dua kriteria [1] kriteria kompetensi, disini hasil ujian aku cocokkan dengan jawaban yang aku buat, jika tidak ada keselarasan maka bisa-bisa nilainya dikasih nol, tetapi jika aku anggap selaras nilainya seratus. Kriteria tersebut kadang ada yang menganggap mengerikan, oleh karena itu ada lagi kriteria yang lain, yaitu [2] kriteria kerajinan. Jadi nilai itu dibuat berdasarkan kerajian mahasiswa membuat PR atau tugas yang diberikan.

Baca lebih lanjut

buku SAP2000 Wiryanto – testimoni dan cara pesan

Adakah yang masih merasa heran mengapa iklan Coca-cola terus menerus disiarkan, juga posternya menempel dimana-mana, padahal sejak kecil kita juga tahu bahwa itu adalah merek minuman terkenal dan rasa-rasanya tidak ada dari kita yang tidak tahu. Bukankah membuat iklan itu mahal, jika demikian apa itu tidak membuang duit saja.

Baca lebih lanjut

buku Wiryanto telah terbit !

Akhirnya, setelah usaha begitu lama, sejak penerbitan buku saya yang terakhir, tahun 2007,  yang berarti setelah lima tahun berlalu akhirnya terbit juga buku yang ditunggu-tunggu. Lihat penampakannya :  buku-sap

Ada dua versi yang berhasil dibuat yaitu hardcover (buku kiri) yang dicetak sebagai edisi terbatas yang awalnya sebagai hadiah kepada para sponsor yang terlibat, dan juga edisi softcover (buku kanan) ini yang akan direlease ke masyarakat teknik sipil dengan biaya Rp 180 ribu. + ongkos kirim.

Buku ini rencananya didistribusikan melalui on-line saja, melalui situs http://lumina-press.com, belum ada pemikiran untuk diedarkan melalui toko buku. Maklum pembelinya dianggap lebih banyak yang berbasis dari pembaca blog. Jadi jika melalui toko buku dianggap tidak efektif. Itu tentu saja hipotesis yang perlu dibuktikan.

Buku tersebut telah diusahakan yang terbaik yang dapat dibuat. Mohon masukan dan kritikan agar buku-buku berikutnya dapat lebih baik.

O ya diucapkan banyak terima kasih telah menunggu buku tersebut.

salam dari penulis

Baca lebih lanjut

progress buku

Menarik juga ya ilmu DKV (desain komunikasi visual), layout, warna, jenis font, ternyata ada artinya semua. Untunglah sekarang ini sudah banyak program komputer yang mendukungnya, misalnya Adobe Indesign. Program itulah yang digunakan penerbit untuk menyusun layout sampul buku yang akan aku terbitkan. Maklum, sampul buku ibarat tampilan luar, nggak menarik maka nggak ada yang melirik.

Baca lebih lanjut

nantikan buku SAP2000 edisi 2013

Tumben, baru sekali ini di bulan Desember kita bertemu. Oleh karena itu pertama-tama, meskipun sudah terlambat, perkenankanlah saya mengucapkan Selamat Natal 2012 bagi yang merayakan dan juga menjelang tahun baru, saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2013. Semoga apapun yang kita tinggalkan di tahun ini dapat kita syukuri keberadaannya, dan semoga pada tahun 2013 nanti akan bertambah baik adanya.

Tuhan menyertai kita semua.

Baca lebih lanjut

mau jadi ahli struktur jembatan ?

Kalau mau tahu, untuk sukses menjadi seorang profesional adalah dapat menguasai terlebih dahulu salah satu ilmu yang khas, tidak kodian. Selanjutnya ilmu tersebut dijadikan basic untuk bekerja atau tepatnya dapat mengaplikasikannya dalam kasus nyata.

Hal itu penting untuk melihat dampak akhir dari penggunaan ilmu khas tersebut. Dalam hal ini lihat,apakah ada korelasi antara ilmu (teori yang dipelajari) dengan hasilnya (real). Ini merupakan feed back. Jika ternyata hasilnya baik, yaitu ada korelasi antara rencana dan kenyataan maka selanjutnya ilmu tadi dapat dipertahankan, bahkan dikembangkan lagi untuk di-imani (sorry jangan tersinggung dengan penggunaan kata itu).

Bagaimana jika ternyata tidak ada korelasinya. Gampang, lupakan saja karena itu ternyata bukan ilmu. Tentang kuantitas ilmu yang harus dikuasai, nggak usah terlalu bernafsu untuk sekaligus mendapatkan banyak. Cukup satu persatu, tetapi dapat dibuktikan dahulu. Jika terbukti, pelajari lebih mendalam, ulangi lagi proses tadi. Yakin deh, sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit.

Baca lebih lanjut