dana . . . sponsor . . . Rio. . . Pra-ORDER


Judulnya kacau, tapi jangan diambil ati ya. Maklum tadi di radio baru saja mendengar berita bahwa sdr Rio Haryanto, yang tempo hari dikabarkan kesulitan dana terkait keinginannya untuk berprestasi menjadi pembalap F1, nyata-nyatanya telah hampir bisa dilaksanakan. Ini beritanya. Syukurlah, saya juga ikut senang. Karena keikut-sertaannya sdr Rio di ajang F1 maka  minimal ada peluang bahwa salah satu juaranya adalah dia. Bila demikian, maka nama Indonesia juga semakin mencuat.

CbfIxEpWIAAD0_x.jpg large

Harapan bahwa Rio akan berprestasi di ajang tersebut tentu tidak perlu diragukan lagi. Rekam jejaknya jelas istimewa, dan untuk pembalap Indonesia lainnya rasa-rasanya belum ada yang menyamai, khususnya di pentas balap International.

Selamat ya Rio, aku taruh harapan padamu.

Omong-omong tentang prestasi, benar juga kata pepatah jaman dahulu, yaitu “Jer basuki mawa bea“, semua itu selain niat yang kuat, usaha yang tekun ternyata akhir-akhirnya perlu juga dana yang mencukupi. Tanpa itu nothing. Lihat saja Rio Haryanto, prestasi sudah diusahakan, tapi untuk bisa ikut lomba aja, perlu dana pendukung. Usaha untuk itu jelas sudah dilakukannya, misal ke pemerintah, ke Kementrian Pemuda dan Olahraga. Nggak kurang-kurang. Hanya saja, memang 100 milyard hanya untuk satu orang memang sangat mahal. Karena dengan biaya segitu, maka jika digunakan untuk mencetak pemuda-pemuda berotak cemerlang untuk meraih gelar doktor. Wah bisa berapa itu. Maklum, yang disebut prestasi bagi pemuda Indonesia itu, bisa macam-macam, tergantung isi kepala siapa yang mengatakan.

Tetapi untunglah, adanya komunikasi yang baik menyebabkan suatu prestasi dapat berkembang dengan baik. Sebagai contoh adalah Rio lagi, PR dari pihak Rio yang didukung oleh prestasinya memberikan kesan positip, yaitu sanggup memberikan persepsi bahwa prestasi Rio adalah mewakili Indonesia. Coba kalau dianya sombong, angkuh, sehingga timbul persepsi bahwa prestasinya adalah prestasi dia sendiri, bisa gawat itu. Karena dapat membawa diri dengan baik, banyak sahabat yang membantunya. Salah satunya adalah ini di twitter, yang darinya tadi pagi dapat terkumpul sebanyak 260 juta . Lumayan khan. Itulah artinya sahabat.😀

Meskipun sudah terkumpul sebanyak itu, tetapi tidak cukup. Masih perlu yang banyak lagi. Itu dikarenakan untuk prestasi besar maka dananya juga besar.

Merenungi hal tersebut, kadang jadi berpikir juga. Orang kaya, tambah kaya, orang miskin tambah miskin, itu ada benarnya juga. Orang biasa saja, dengan iming-iming dana 260 juta saja bisa melakukan apa saja. Hanya saja masalahnya, siapa yang mau percaya pada orang biasa tersebut sehingga mau memberikan duit sebanyak itu. Adapun bagi selevel Rio, duit 260 juta itu bukan apa-apa, hanya sekedar ada perhatian. Jadi yang mendasari datangnya duit pada Rio adalah adanya kepercayaan orang akan harapan terjadinya prestasi di tingkat dunia. Tidak lebih dan tidak kurang.

Nah dengan berbekal kepercayaan itu pula, maka aku ingin melangkah. Bukan balapan yang aku akan lakukan, itu bukan bidangku, tetapi prestasi yang aku tawarkan untuk Indonesia adalah buku ilmu pengetahuan.

Prestasiku terkait menulis buku tentu tidak perlu diragukan lagi. Ini daftarnya :

  1. Wiryanto Dewobroto. (2015).”Struktur Baja – Perilaku, Analisis & Desain – AISC 2010“, LUMINA Press, Jakarta
  2. Wiryanto Dewobroto, Lanny Hidayat dan Herry Vaza.(2013).”Bridge Engineering in Indonesia”, in : Chapter 21 of the Handbook of International Bridge Engineering by Wai-Fah Chen , Lian Duan, CRC Press (release October 11, 2013)
  3. Wiryanto Dewobroto.(2013).”Komputer Rekayasa Struktur dengan SAP2000“, LUMINA Press, Jakarta
  4. Wiryanto Dewobroto . (2007). “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP2000 – EDISI BARU“, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
  5. Wiryanto Dewobroto. (2005). “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan Visual Basic 6.0 : Analisis dan Desain Penampang Beton Bertulang sesuai SNI 03-2847-2002“, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta
  6. Wiryanto Dewobroto . (2004). “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP2000“, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
  7. Wiryanto Dewobroto. (2003). “Aplikasi Sain dan Teknik dengan Visual Basic 6.0“, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
  8. Dewobroto, W.; Reineck, K.-H. (2002). “Beam with indirect support and loading”, in: Reineck, K.-H. (2002): (Editor): Examples for the Design of Structural Concrete with Strut-and-Tie Models, ACI SP-208 (2002), ACI, Farmington Hills, MI, 145-161.

Sudah ada delapan, dua diantaranya adalah di kelas dunia. Memang sih belum sekelas bukunya Ayu Utami, yang sudah dicetak ribuan eksemplar. Tetapi buku-buku yang aku tulis adalah khas, buku ilmiah atau bahkan textbook.

Untuk menulis buku textbook atau buku ilmiah, jelas tidak bisa sekedar mengandalkan niat, imajinasi dan kepintaran merangkai kata semata. Diperlukan pemahaman bahkan penguasaan ilmu pengetahuan, yang mana umumnya memerlukan pendidikan formal yang ditekuni, berinteraksi dengan sesama ahli. Agar apa yang disampaikan adalah berkesesuaian dengan kondisi real.

Jadi kalau begitu, apa yang bapak tulis itu seperti yang ditulis oleh ahli-ahli lainnya ya pak ?

Betul, esensinya sama. Artinya, apa yang aku tulis itu pasti juga akan diamini oleh ahli lainnya. Tetapi itu juga tidak berarti, apa yang tulis itu pasti sama dengan yang mereka tulis. Mereka-mereka itu adalah pakar, atau ahli yang menguasai bidang yang aku tulis. Pada sisi lain, kadangkala aku juga disebut pakar. Sama kedudukannya, perbedaan pokoknya adalah pada sisi lain, aku juga disebut penulis. Mereka tidak disebut itu.

Pakar yang penulis mempunyai kemampuan lebih, dibandingkan yang disebut pakar saja, yaitu dalam menyampaikan materi tulisan kepada pembaca.

Dalam hal menulis itu ya pak.

Bukan. Tidak dalam  menulisnya saja. Maklum, kalau hanya sekedar bisa menulis, maka saya yakin para pakar yang lain pasti akan marah atau setidaknya tersinggung jika dianggap tidak bisa menulis. Pasti mereka bisa menulis, sehingga tentunya bisa juga membuat buku. Betul begitu khan. Perbedaan hanya satu, apakah buku-buku yang diterbitkannya itu habis dibeli dan dicari pembaca. Itu saja.

Emangnya buku-bukunya pak Wir, istimewa ?

Ya kalau itu kamu tanya pada saya, selaku penulisnya, maka saya tentu akan menjawab dengan tegas : Betul, buku-buku saya istimewa !.Ini bukan masalah sombong atau tidak, tetapi memang harus begitu, mana ada penjual kecap menyatakan bahwa kecapnya nomer ke sekian, selalu bisa kecap No.1. Betul nggak.

Tetapi bagaimanapun, pernyataan di atas harus ada dasarnya. Nggak sekedar ngomong. Bisa-bisa disebut tong kosong berbunyi nyaring. Untuk menjelaskan keistimeaannya adalah contohnya, untuk buku struktur baja yang saya tulis. Maka para pembaca dapat membandingkannya dengan penulis buku baja dari luar negeri, seperti Segui, Geschwinder, dll. Maklum, buku-buku yang saya tulis adalah bukan hasil terjemahan. Jadi jelas isinya pasti tidak sama. Meskipun materi yang dibahas adalah sama, tetapi cara menyampaikan bisa berbeda. Itulah kadang-kadang aku sampaikan ke murid-muridku, bahwa kalau masih bingung tentang kuliah baja, maka bacalah bukuku. Kata asisten, apa yang aku sampaikan di kelas, kadang lebih mudah dipahami jika membaca buku karanganku.

Tentang hal itu, tentu aku dapat menjelaskan. Biasanya tulisan yang aku buat, aku baca ulang. Bisa berpuluh-puluh kali, dan pada waktu yang berbeda. Beda kalau aku nulis blog ini. Langsung tulis dan publikasi. Adapun yang buku, tidak seperti itu. Jadi itu alasannya mengapa tulisan pada bukuku lebih baik. Aku saja yang penulis, kadang bisa merasa senang membaca ulang tulisan-tulisan di bukuku. Itulah yang menjadikan bukuku istimewa.

Betul ya pak ?

Kamu itu aneh, menanyakan itu kepada penjual eh, penulisnya. Tentu akan dikatakan betul. Yang jelas bukuku yang terbit April 2015 kemarin, yaitu Struktur Baja – Perilaku, Analisis dan Desain – AISC 2015, yang dicetak 1000 exp dan dijual seharga Rp 240 ribu, telah habis terjual. Padahal tahu sendiri, itu buku tidak dijual di toko buku, hanya via on line di LUMINA Press. Banyak yang memberi komentar, takut beli via on-line, kapan di toko bukunya. Jadi kalau bisa ditoko buku, maka pasti akan lebih cepat lagi lakunya.

Nah karena sudah habis itulah maka segera akan beredar lagi Edisi ke-2.

Awal mulanya memang sekedar ingin cetak ulang dengan perbaikan errata. Tetapi ketika dibaca lagi, saya merasakan bahwa buku saya itu bisa lebih baik lagi, seiring dengan ilmu pengetahuan yang saya kuasai. Satu sisi, saya merasa ilmunya semakin bertambah, tetapi di sisi lain, ketika melakukan kunjungan ke perguruan tinggi atau tempat-tempat seminar koq banyak yang tidak paham tentang struktur baja. Atau saya salah ya, paham, tetapi tidak peduli dengan perkembangan struktur baja, maka saya yang merasa diberi anugrah ilmu itu menjadi terketuk. Kalau bukan saya, siapa lagi. Maka saya sekaligus akan tambahkan ilmu-ilmu dasar yang perlu di buku tersebut.

Tambahan itu tentu saja tidak bisa dijadikan buku tersendiri, karena sifatnya memperdalam materi yang sudah pernah aku tulis. Juga pernak-pernik di sana-sini. Bahkan ada susunan bab di buku tahun 2015 itu yang harus aku tata ulang, agar lebih mudah dipahami. Nah dengan itu semua, ternyata buku edisi ke-2 ini jadi membengkak. Edisi pertama terbit 755 halaman, adapun edisi kedua hari ini telah mencapai halaman ke 910. Sudah nambah sekitar 150 halaman tersendiri. Banyak materi yang belum pernah ditulis dalam bentuk buku, yang berbahasa Inggris sekalipun. Materinya khas Wiryanto, yang kata pembaca adalah spesialis novel rekayasa.😀

Tentang pendapat itu, kadang aku sebagai penulisnya membenarkan juga. Maklum, kalau aku membaca buku-buku text baja yang ada (dulu) kadang sering ngantuk. Adapun membaca tulisan-tulisanku sendiri, kadang nggak terasa kalau hari sudah pagi. Memang asyik.

Jadi terkait prestasi penulisan buku setebal lebih 900 halaman tersebut, dan materinya non-fiksi, jadi nggak sembarang penulis bisa. Maka aku percaya diri. Sampai saat inipun aku masih yakin, belum ada saingan serupa, bahkan profesor sekalipun. Khususnya materi tentang Struktur Baja di Indonesia. Jadi nggak beda dengan sdr. Rio Haryanto di bidang balap. Hanya memang, materi yang aku tulis hanya dipahami oleh orang-orang tertentu, hanya yang berlatar belakang pendidikan teknik sipil, dan itupun yang menyukai struktur. Sangat spesifik.

Sampai saat ini, saya tidak menemukan masalah untuk menyiapkan materi setebal tersebut. Ilmu yang saya raih dulu sewaktu belajar S3 di Unpar, Bandung, di bawah bimbingan Prof. Sahari Besari, Ph.D, sudah lebih dari mencukupi. Maklum, ilmu yang diberikan beliau bukan ilmu tentang struktur beton atau ilmu tentang struktur baja, tetapi ilmu tentang bagaimana mempelajari sesuatu dengan baik, untuk menemukan ilmu itu sendiri. Luar biasa memang beliau, jadi ilmu yang aku dapat adalah esensi dari ilmu itu sendiri, yaitu mencari kebenaran sejati. Untuk buku edisi ke-2 itu tentu saja kebenaran yang terkait dengan ilmu struktur baja.

Lho nggak ketemu masalah ya pak Wir, hebat sekali.

Nggak juga dik. Sekarang untuk penulisan buku Struktur Baja Edisi ke-2 itu, yang sangat berbobot, maklum lebih dari 900 halaman, adalah tentang biaya pencetakannya. Jadi mahal. Itulah mengapa, saya juga seperti sdr Rio pembalap tersebut, tidak malu-malu lagi untuk mencari sponsor.

Sponsor itu penting, agar semua idealisme untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, yaitu textbook tentang struktur baja, akan dapat terwujud. Untuk itu aku menyediakan beberapa lembar di bukuku tersebut untuk tempat iklan. Oleh sebab itu menawarkan kepada perusahaan-perusahan yang berminat, khususnya yang mau berbagi bagi perkembangan Indonesia, untuk menjadi sponsor.

Tentang sponsor, aku tidak mengemis lho. Aku menawarkan konsep win-win. Maklum, buku-buku yang aku terbitkan, secara kualitas adalah nomer 1. Baik dari segi fisik (pencetakan dan penjilidan) dan dari segi isi (materi yang aku tulis harus bisa mempresentasikan bagaimana kualitas doktor, dosen, dan pakar sekaligus). Jadi kalau sampai terjadi plagiat, itu akan berisiko tinggi. Oleh sebab itu buku-buku tersebut wajar jika dijadikan referensi, akan disimpan di tempat-tempat terhormat (memastikan umur pakai) dan tersebar di seluruh Indonesia, untuk dibaca oleh orang-orang yang memahami bagaimana berharganya ilmu di dalam buku tersebut.Itu berarti, materi sponsor dapat menjangku orang-orang tersebut. Nama perusahaan, dan prestasinya akan menjadi abadi dan dibaca oleh pembaca bukuku tsb. Ini tentu akan berbeda, jika hanya sekedar promosi di seminar, yang jangka waktunya terbatas, dan jakauan pembaca juga terbatas pula.

Nah siapa yang berminat membantu penerbitan buku saya, monggo dapat menghubungi saya atau penerbit ( admin@lumina-press.com  atau hp , atau menuliskan komentar di sini agar dapat saya hubungi.

Emangnya belum ada yang berminat menjadi sponsor buku pak Wir itu nanti.

Nah kasusnya seperti sdr Rio Haryanto juga. Agar semakin berprestasi, dana yang diperlukan ternyata semakin besar. Padahal sekarang yang menaruh kepercayaan untuk menjadi sponsor bukuku juga semakin mudah. Saat ini yang sudah berkomitmen untuk memasang iklan atau sponsor di bukuku adalah berikut.

  1. PT. Risen Engineering Consultant – Jakarta.
  2. PT. Stadin Strukturindo Konsultan – Jakarta.
  3. PT. Deltakoni – Jakarta
  4. PT. Sinergi Pandu Dinamika – Jakarta
  5. PT. Putra Baja Deli – Medan.
  6. PT. NIPPON STEEL and SUMITOMO METAL Indonesia (kantor pusat di Tokyo)

Nah baru enam. Kenapa aku bilang baru, karena meskipun enam. Itu patut disyukuri. Hanya saja, jika demikian maka harga buku tidak bisa ditekan serendah mungkin. Jadi dengan semakin banyak sponsor yang berpartisipasi maka harga buku dapat semakin terjangkau masyarakat. Itu berarti akan banyak insinyur nanti yang membaca, akhirnya Indonesia akan semakin hebat. Harga buku belum ditentukan, tergantung sponsor yang masuk.

Untuk memastikan bahwa pembaca akan mendapatkan buku tersebut, maka strategi yang pernah aku pakai dahulu yaitu PRA-ORDER akan diberlakukan lagi. Dengan membayar sekarang dengan konsep kepercayaan pada saya dan penerbit bahwa buku yang akan terbit itu bagus, maka anda akan mendapatkan potongan harga buku hanya Rp 250 ribu saja.

Ini rencana terkini sampul buku Edisi ke-2.

cover-buku-str-baja_small

Jadi mengikuti teladan dari saudara Rio Haryanto yang akan menjadi pembalap F1 pertama dari Indonesia, maka aku juga mencoba mengikuti untuk menyajikan textbook “Struktur Baja” terkini, yang paling berbobot pertama kali bagi Indonesia. Untuk mendukung hal itu, teman-teman bisa mendukung ideku untuk membangun negeri ini dengan menjadi :

  1. Sponsor atau memasang iklan promosi (materi yang relevan) di buku karyaku.Tertarik, langsung saja hubungi penerbit LUMINA Press ( admin@lumina-press.com  atau hp
  2. Memesan dan membayar PRA-ORDER , dimana buku akan dikirim setelah diterbitkan. Pesannya di web-site LUMINA Press.

Demikian harapan yang dapat disampaikan. Semoga semua pembaca blog ini diberikan damai dan sejahtera. Tuhan memberkati.

32 thoughts on “dana . . . sponsor . . . Rio. . . Pra-ORDER

  1. Pak wir, saya ada usul, untuk tabel2 bajanya, kalau bisa sebaiknya ditampilkan di bagian lampiran. Menurut saya terlalu banyak jika ditampilkan di halaman utama. Seperti ada gap jika ingin melanjutkan ke pembahasan berikutnya. Terimakasih.

    Ditunggu jilid 2 nya.

    Suka

  2. malunya hati ini tidak bisa jadi sponsor😦

    ngikut di praorder saja, semoga bisa “ngetheng-enthengi” pak wir🙂

    berkah dalem

    Suka

  3. Ping balik: siapa sih penulisnya ? | The works of Wiryanto Dewobroto

  4. Ping balik: gosip #1 | The works of Wiryanto Dewobroto

    • Belum ada rencana, maklum penulis buku tentang SAP2000 sudag mulai banyak. Oleh sebab itu saya perlu menelorkan buku dengan judul lain, biar Indonesia bisa tambah maju.

      Suka

  5. Ping balik: mengajar di UGM | The works of Wiryanto Dewobroto

  6. Dear pak wiryanto,
    Saya mau bertanya pak, kasusnya seperti ini, kebetulan penamapang yang saya gunakan pipa baja.

    Pada saat perencanaan fy yang digunakan 240 MPa dengan penampang pipa 8″ 8.18 mm, pada saat dipabrik ternyata mutunya tdak sampai 240 MPa. Jadi solusinya bagaimana pak?
    Selain memperbesar penampang pipa, solusi lainnya bagaimana pak?

    Terima kasih pak.

    Suka

    • ya dihitung saja dengan mutu material yang digunakan sehingga ketemu phi Pn.

      Selanjutnya check gaya terjadi Pu < phi. Pn

      Jika memenuhi, berarti nggak perlu perubahan ukuran. Gitu pak.

      Suka

  7. Saya sudah pre order. Tidak perlu banyak tanya lagi karena saya sudah punya buku yang edisi pertama dan isinya memuaskan. Recomended untuk mahasiswa maupun praktisi.

    Suka

    • nambah 200 halaman pak, selanjutnya yang lama di up-dated dan diperbaiki jika ada kesalahan. Ini persis seperti buku-buku teks luar yang selalu berkembang, jadi edisinya berlanjut dengan bertambah baik. Begitu pak. Maklum pak, targetnya adalah buku Struktur Baja berbahasa Indonesia yang terbaik dan yang pertama selaras dengan SNI 1729:2015 terbaru.

      Suka

  8. selamat sore Pak Wiryanto,

    saya ingin kilas balik ke buku bapak “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dgn Visual Basic 6.0”
    kebetulan saya lagi desain balok persegi dgn beban Vu-Mu-Tu dengan menggunakan aplikasi .exe dr CD Bapak, lalu saya waktu mau desain sengkangnya, waktu saya ganti BJTD-40 dengan BJTP-24, tidak ada perubahan hasil, karena penasaran, saya bongkar coding VB Bapak.

    Ini hasil nya..
    Di buku Bapak hal. 327 paling bawah, ada tertulis: Case 0 fyv = 400 dan Case 1 fyv = 240
    Itu seharusnya yang benar fys pak, bukan fyv.
    Ada sedikit kesalahan penulisan variabel.

    Demikian laporan dari saya.
    Terima kasih.

    Suka

    • Terima kasih Andreas, biasanya kalau sudah bisa menemukan kesalahan berarti sudah menguasai pemrograman VB. Congratulation.

      O ya, sakaligus survey nih. Apakah buku tersebut masih layak untuk diterbitkan lagi. Maklum, saya jarang ketemu pembaca yang menggemari buku pemrograman. Juga katanya VB6 sudah out of dated.

      Suka

      • Menurut saya, buku bapak itu bagus dan masih relevan dengan pemrograman sekarang pak.
        Apalagi yang ada verifikasi perhitungan manual nya, cocok untuk dijadikan referensi pembelajaran di kuliah.
        VB buat saya coding yg paling sederhana, mudah dipahami, dan tidak rumit, jika dibandingkan dgn C++ atau java, dll.
        Kadang, program2 kecil ini yg powerful untuk menyelesaikan masalah2 praktis di lapangan pak, dibandingkan ETABS / SAP 2000.
        Dari buku bapak, saya sedang mencoba2 untuk membuatnya lagi, tapi di android, hasilnya seperti ini (contoh pakai soal di buku bapak hal. 160 bawah). —> https://postimg.org/image/vqunuu9k7/

        Terima kasih pak.

        Suka

        • Wah bagus sekali program kamu, bisa untuk ponsel ya jadinya. Itu pakai apa. VB 6 khan nggak bisa untuk Android. Itu VB yang paling baru ya. Apakah kamu pernah pakai bahasa pemrograman Lazarus (open sourse program dan gratis). Maklum, saya menguasainya hanya VB 6.0, hanya saja sekarang program tersebut sudah tidak didukung oleh Microsoft lagi. Jadi mau menghidupkan lagi, galau.

          Suka

        • Saya belum pernah mecoba pakai Lazarus pak.
          Saya pakai b4a (basic for android) pak.. https://www.b4x.com/b4a.html
          B4a ini bahasanya sangat mirip dengan VB 6.0, namun ada sedikit perubahan2 penulisan, namun rasanya sangat minor dan gampang dipelajari.
          Dibandingkan dengan program sejenis android studio, program B4a ini sangat ringan, tidak seperti android studio yg bikin laptop nge-lag.
          Buat saya, topik b4a ini akan sangat menarik bila diangkat, namun dibahas dari segi teknik sipil, karena sangat praktis bisa diakses dr hp bisa dibawa kemana2.
          Terima kasih Pak.

          Suka

  9. Ping balik: Sesi 1 (Struktur Kayu) – The works of Wiryanto Dewobroto

  10. Ping balik: recomendasi untuk buku perancanaan balok castela – The works of Wiryanto Dewobroto

  11. Ping balik: buku Edisi 2016 telah SIAP ! – The works of Wiryanto Dewobroto

  12. Ping balik: Testimoni Buku Struktur Baja Edisi ke-2 – The works of Wiryanto Dewobroto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s