proficiat kepada warga Chile


Dibalik setiap masalah, pastilah ada hikmat yang ingin Tuhan tunjukkan kepada kita. Demikian kalimat yang sering kita dengar ketika orang memberi penghiburan bagi yang sedang mengalami musibah.

Kata-kata itu seakan-akan telah menjadi klise, menjadi sekedar kata yang minimal yang dapat disampaikan dan tanpa menyinggung perasaan, bahkan dapat memberi kesan memberi empati. Jadi adanya kata itu memang lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi ya hanya seperti itu kesannya.

Tetapi dengan adanya berita dari Chile, tentang musibah tambang tembaga yang mengalami longsor, yang mengakibatkan puluhan pekerja tambang terperangkap, maka kata-kata di atas tadi menjadi bermakna kembali. Luar biasa.

Makna yang utama yang dapat diambil hikmatnya adalah bahwa kehidupan manusia itu adalah sangat berharga. Bahwa pemimpin yang peduli akan kehidupan warganya dan mau memperjuangkannya pasti akan mendapat balasannya yang luar biasa.

Pinera menjadi presiden pada Januari lalu. Pendekatannya dalam menangani bencana alam, termasuk gempa bumi hebat dan kecelakaan tambang bawah tanah, membuat ia dipuji rakyatnya. Ia tidak melihat bencana dari kecil atau besarnya jumlah korban, tetapi dari sisi kemanusiaan. Sikap peduli dan cara Presiden menangani bencana turut memberikan semangat dan daya juang kepada korban.
[Kompas.com – Kamis, 14 Oktober 2010]

Seperti diketahui bahwa operasi penyelamatan pekerja tambang di Chile itu luar biasa. Bayangkan, para pekerja tambang tersebut telah terkurung lebih dari 60 hari (dua bulan) di bawah tanah sampai kedalaman 700 meter, ya betul tujuh ratus meter. Jadi ketika pada hari ke-17 setelah terjadi keruntuhan terjadi dan kemudian diketahui masih ada sekitar 33 pekerja tambang yang terkurung dalam kondisi hidup maka dimulailah drama operasi penyelamatannya yang luar biasa tersebut.

Luar biasa karena jelas, belum pernah diusahakan suatu penyelamatan serupa sebelumnya. Jadi kalau hanya mengandalkan kekuatan negeri Chile itu sendiri maka belum tentu itu dapat berhasil dilakukannya.

Lho kenapa sih pak.

Ya begitulah. Jadi ketika drama operasi penyelamatan tersebut diketahui pemimpin mereka, yaitu Presidennya, ternyata mendapat tanggapan serius. Mereka mendapat dukungna moril dan materiil dari pemimpin negerinya. Jadi itu dijadikan bencana nasional dan mendapat perhatian penuh. Mereka tidak malu mengakui bahwa itu bencana nasionalnya, dan sedang berupaya mengatasinya dibawah arahan dan pengetahuan langsung presidennya. Bayangkan, presidennya yang baru dilantik tidak merasa takut dianggap bahwa adanya bencana adalah isyarat alam bahwa dirinya tidak diterima oleh negeri itu. Yang dilakukan adalah commited untuk menyelesaikan masalah tersebut, berapapun harganya.

Mereka akan tetap di hati rakyat. Banyak orang kehilangan harapan dan banyak juga yang gigih mengejar harapan mereka. Petambang ini menjadi sumber inspirasi. Kisah mereka ini menyatukan negara,” kata Presiden Sebastian, yang memutuskan untuk menyelamatkan para petambang dengan biaya berapa pun.
[Kompas.com – Kamis, 14 Oktober 2010]

Bayangkan itu khan sangat jarang kita dengar sekarang ini. Padahal hanya sekedar keselamatan 33 nyawa. Coba bandingkan dengan nyawa-nyawa yang telah melayang di tanah air ini dalam berbagai bencana yang bertubi-tubi terjadi, yang beritanyapun terdengar selama beberapa hari di berita-berita media, selanjutnya dilupakan. Titik.

Jadi ketika itu menjadi bencana nasional, maka simpati dari negeri-negeri tetangga pada berdatangan. Itu pula yang menyebabkan pada akhirnya produk teknologi NASA dapat dikeluarkan untuk menjadi solusi masalah tersebut. Produk NASA yang dimaksud adalah Kapsul Fenix. Jadi dengan bantuan teknologi dari luar negeri Chile itulah maka akhirnya drama operasi penyelamatan berlangsung sukses. Berhasil.


Gambar 1. Kapsul penyelamat Fenix dan Presiden Chile
(Source : http://www.washingtonpost.com)

Proficiat kepada warga Chile yang presidennya (terlihat pada Gambar 1, deret kedua disebelah kanan kapsul Fenix)  peduli akan nilai-nilai kemanusiaan yang lebih besar dari apapun dan berusaha mengusahakannya. Meskipun untuk itu dianya perlu dengan rendah hati mengakui bahwa negaranya tidak mempunyai sarana menyelesaikannya dan tidak malu menerima kebaikan hati negeri tetangganya. Nggak gengsian, begitu maksudnya.


Gambar 2. Dari musibah menjadi suka-cita, itu hanya di Chile lho.
(Source : http://www.washingtonpost.com)

He, he, mungkin kalau kita nggak gengsian, mungkin banyak masalah di negeri ini yang akan solved. Nggak nggantung seperti sekarang ini. Benar nggak.🙂

Berita lain yang terkait :

7 thoughts on “proficiat kepada warga Chile

  1. Ping balik: Tweets that mention proficiat kepada warga Chile | The works of Wiryanto Dewobroto -- Topsy.com

  2. dear Sir….

    saya berdoa RI-1 membaca thread ini juga Kompas edisi 14 Oktober 2010 kemarin…..

    barusan liat di Metro TV bagaimana usaha negara menjaga kesehatan mental dan fisik mereka, plus treatment pasca penyelamatan ….
    sungguh luar biasa…..suatu tindakan menghadapi dan menyelesaikan masalah secara holistik….

    Saya bersyukur mendapat pelajaran yang SANGAT BERHARGA dari kejadian ini.

    Proficiat utk Presiden, rakyat dan bangsa Chile…Terima kasih untuk pelajaran yang luar biasa tentang menjadi suatu bangsa..

    regards

    Suka

  3. Memang sungguh mengagumkan semangat dan kesungguhan hati terhadap segala usaha penyelamatan ini. Membuat lubang bor nya juga tidak tanggung-tanggung, secara bertahap dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, yaitu tiga pengeboran yang dikerjakan sekaligus. Maksudnya mungkin, bila ada yang gagal tidak memulai dari awal lagi, sehingga tidak kehilangan waktu yang amat berharga.

    Jadi ingat Lapindo kita aja ! 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s