untuk segala sesuatu ada waktunya


UNTUK segala sesuatu ada waktunya
(Pengkhotbah 3:1)

Saya kira nash di atas adalah salah satu ungkapan yang pas, untuk menggambarkan suatu peristiwa penting yang merupakan kulminasi dari serangkaian peristiwa yang meliputi berbagai segi kehidupan yang telah dilaluinya selama ini. Kehidupan yang dilakukan dengan melewati banyak suka-duka, tawa-tangis, kebanggaan-ketabahan, kerja-keras dan juga doa serta puasa, yang telah berlangsung tidak hanya berhari-hari, siang atau malam bahkan telah berlangsung selama lebih dari lima tahun ini. Riak-riak kehidupan yang mencakup berbagai lokasi yang perlu disinggahi, melalui perjalanan pulang balik Bekasi-Ciumbuleuit (kampus UNPAR)-Karawaci (kampus UPH) tiap minggunya, baik memakai kereta api, bis, travel maupun kendaraan pribadi.

Kehidupan yang menarik, karena telah berbaur menjadi satu, berbagai peran kehidupan selaku seorang suami, bapak dari dua anak yang menginjak dewasa, blogger, structural engineer, penulis dan sekaligus tanggung jawabnya sebagai seorang guru yang ingin menjadi teladan bagi murid-muridnya, maupun kewajibannya sebagai seorang murid (mahasiswa doktoral) yang harus berjuang dan berpikir keras dengan berkutat membaca jurnal-jurnal, buku-buku untuk menemukan sesuatu yang baru dan orisinil dalam kaca mata ilmiah untuk meraih gelar doktor.

Ngelmu iku kelakone kanthi laku
Lekase lawan kas
Tegese kas nyantosani
setya budya pangekesing dur angkara

Semuanya tersebut ingin dilaluinya sebagai laku, untuk berproses, bertransformasi dan bertumbuh untuk mencapai tidak sekedar gelar doktor, tetapi memang berharap menjadi manusia yang dapat diakui secara formal maupun informal untuk mampu mempertanggung-jawabkan diri dalam kapasitasnya sebagai doktor. Semuanya itu nantinya diharapkan dapat menjadi berkat bagi sesama dan bangsa, untuk kemuliaan nama-NYA.

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.
(Pengkhotbah 3:1)

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu telah tiba, yaitu :

baliho

Bertempat di gedung kampus Unpar, Jalan Merdeka 30, pada hari Kamis, tanggal 12 Februari 2009, maka acara ujian disertasi terbuka akan diadakan. Pagi hari itu suasana cukup meriah karena keponakan-keponakan dan teman-teman pada berdatangan. Ini suasana pagi hari menjelang ujian akan dimulai.

menjelang1_
Ponakan Alin (mahasiswi kedokteran UNAIR), anak Harry (SD kelas 3 Marsudirini), anak Agatha (SMP kelas 3 Marsudirini), ponakan Gloria (SMP kelas 3 di Tangerang).

menjelang2_
Ibu Nemiarni Sri Hardjono, adik Shanty Kusumasari, tante Sri Laksono, istri Kuntari H.A.P.

menjelang3_
Kandidat doktor berdiri, adapun yang duduk dari kiri ke kanan adalah Romo Ign. Ismartono SJ., Om Paul Sri Laksono, bapak mertua dr. R.A. Kresman Sp.Kj, bapak kandung Drs. R.M. L. Sri Hardjono dan bapa Uskup Bandung, Mgr. J. Pujasumarta.

Puji Tuhan. Tanpa disadari, kedatangan sesepuh-sesepuh langsung dari Jogja dan saudara-saudara yang ada di Bandung, Jakarta ternyata telah memberikan dukungan rohani, yang tak terlihat, tetapi menimbulkan enerji yang hebat sebagai bekal menghadapi acara tersebut selanjutnya.

Ternyata ujian dapat berlangsung lancar dan tidak kurang sesuatu apapun, meskipun pada awal mula dirasa banyak yang tidak dapat hadir karena berlangsung pada hari kerja tetapi dalam kenyataannya adalah luar biasa. Semua kursi yang disediakan, yaitu sekitar 50 tempat duduk dapat terisi penuh. Jadi ketika dibacakan keputusan bahwa gelar doktor dan telah dapat diberikan surat keterangan lulus kepada penulis untuk menerima gelar DOKTOR maka cukup banyak saksinya.

surat_ket_lulus_small1
Ijazah resmi akan diberikan pada saat wisuda nanti yaitu setelah bulan Juli. Meskipun demikian, dengan adanya surat keterangan lulus dan pernyataan berhak untuk menyandang gelar yang menyertai kelulusan tersebut maka tentu saja gelar DOKTOR telah sah kupakai. Puji Tuhan, semoga ini dapat menjadi kunci pembuka pintu kesejahteraan, bagi diriku, keluarga, maupun sesamaku demi kemuliaan Bapa di surga. Amin.

Selanjutnya dilanjutkan saya dan keluarga menerima ucapan selamat dari para hadirin undangan.

civitas_akademi_uph_small
Bersama civitas akademi UPH : mba Titi, Merry, ibu Lisye, Joey, Merry N., Prof. Harianto Hardjasaputra, Fernandes (tidak terlihat), (berbaju batik anak-anak dan istri) dibelakangnya sdr Anggi, Jerry, saya (berdasi), Henri, Hendrik, Keke, Nata, Darwanto.

Untuk murid-muridku, terima kasih atas kesediaan anda datang jauh-jauh dari Jakarta atas inisiatif diri pribadi dan dapat memeriahkan langsung acara tersebut. Semoga suasana yang kamu lihat dapat memberi inspiratif kepadamu, siapa tahu Tuhan berkenan suatu saat nanti menjadi giliranmu. Juga kepada murid-muridku yang lain yang dengan kerelaan hati mendukungku dalam doa, semoga Tuhan membalas budi baikmu.

bersama_orang_tua_dan_romo_
Bersama Bapa Uskup Bandung, Mgr. J. Pujasumarta (ke-3 dari kiri), didampingi dari kiri ke kanan, ibu Nemiarni Srihardjono , Prof. Harianto Hardjasaputra , Bapa Uskup, Agatha Magistalia Cahiadewi (anak ke-1), Y. Kuntari H.A.P (istri), Ignatius Harry Cahiadharma (anak ke-2), Ibu Susmandiyah Kresman , dr. R.A Kresman, romo Ign. Ismartono S.J, Bapak Srihardjono, dan Dr. Wiryanto.

bersama_kel_bapa_uskup_
Berfoto bersama dengan keluarga bapa Uskup : Mgr. J. Pujasumarta, mbak Etty dan romo Ismartono SJ. Pada foto di atas tampak dua doktor pertama dari keluarga besar Pujomartono, yaitu satu dari Roma (bidang filsafat, yaitu bapa Uskup) dan satunya dari Bandung (bidang teknik, he, he, siapa lagi🙂 ).

dgn_adik-adik_

Bersama keluarga mas Heru (no 2-4 dari kiri), Dr. Projo Danoedoro – Dosen Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM (no 5 dari kiri, adik ipar), Shanty Kusumasari, MA. – BP Indonesia (no 3 dari kanan, adik kandung), Drg. Esti Chrismawaty, MSi – Dosen Kedokteran Gigi UGM (paling kanan, adik kandung).

dgn_kel_istri_

Bersama dengan keluarga besar Dr. R.A Kresman (Jogja) : mas Erry, mas Budi, mba Itut, Gloria, mas Irawan, mba Ninik, anak-istri, ibu Kresman, mba Alin, bapak Kresman, saya.

Diakhiri dengan makan-makan bersama di ruang lobby depan.

makan1

Dalam acara makan-makan tersebut, penulis sibuk berburu tanda-tangan untuk buku disertasinya juga menerima ucapan selamat khusus atau berfoto bersama. Wah pokoknya seru.

bersama-penguji_dan_bapa_uskup_smallSuatu kesempatan istimewa di ruang tamu VIP setelah acara selesai berlangsung, berfoto bersama dengan para penguji sekaligus didampingi oleh yang mulia Bapa Uskup Bandung. Dari kiri ke kanan Bapak Dr. Muslinang Moestopo, (ITB-penguji), Prof. Bambang Suryoatmono (Unpar-penguji), Dr. Paulus Kartawijaya (Unpar-ko-promotor), Prof. Sahari Besari (ITB-promotor), Dr. Wiryanto Dewobroto (penulis), Mgr. J. Pujasumarta (Uskup Bandung), Dr. Ananta Sofwan (ITB-penguji).

penguji_dan_bapa_uskup_

Lebih dekat lagi, bersama external reviewer, saya, promotor, bapa Uskup dan ko-promotor

murid-muridku_

Sebagian murid dan alumni UPH, sebagian besar adalah yang mempunyai minat di bidang struktur sehingga banyak berinteraksi dengan kegiatan penulis, bahkan ada yang beberapa skripsinya adalah bagian dari disertasi yang kususun. Win-win solution gitu. Dari kiri ke kanan : Joey, Henry, Anggi, Hendrik, Nata, Darwanto, Jerry, dan Fernandez (yang tempo hari tidak kelihatan di foto atas).

O ya, ini ada kartu yang kuambil dari bunga tangan mawar mewah, ternyata dari murid-muridku sbb:

kartu1_
Ternyata, meskipun bidang yang ditekuninya keras / kaku (teknik) tetapi ternyata mereka mempunyai jiwa yang lembut (romantis), pantas pacar-pacarnyapun pada cantik-cantik.🙂

mahasiswi-putri-uph_

Mereka pada ikut juga mendukung dan memeriahkan acaraku tersebut. Sukses ya Betty (Fernandez), Natania (Joey), Keke (Nata), udah aku tampilkan juga khan fotonya. Win-win lho.

bersama_teman_seprofesi_
Meskipun sudah cukup lama berkecipung dalam dunia pendidikan, ternyata teman-teman seprofesi di bidang structural engineering masih juga menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan selamat. Dari kiri ke kanan : Ir. Ign. Toto Ismintarto dan Ir. Wawan Chendrawan, MT. , keduanya masing-masing adalah direktur dan pemilik kantor konsultan PT. Gistama Inti Semesta , lalu saya sendiri (Dr. Wiryanto) dan kemudian Dr.-Ing. Josia Irwan Rastandi (dosen UI sekaligus direktur PT. Rekatama Konstruksindo), paling kanan Ir. Gunawan Purnomo Rusli MT., MM, SE, S.Sos (direktur dan pemilik PT. Toyosan Pillar International , Depok). Terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan.

prof-har-sah-bapak_
Bapak-bapak pembimbing dalam kehidupanku, dari kiri ke kanan : Bapak Prof. Harianto Hardjasaputra, yang dikenal sejak 20 tahun yang lalu, yaitu ketika bekerja pertama kali sebagai insinyur muda di PT. Wiratman & Associates, Jakarta, Bapak Prof. Sahari Besari, yang baru dikenalnya sejak 4 tahun yang lalu, yaitu sewaktu mengambil mata kuliah seminar bidang kajian dan akhirnya juga penyusunan disertasi doktoral, dan terakhir Bapak Drs. RM. L. Sri Hardjono (orang tua kandung).

Akhirnya ‘pesta’ berakhir sudah.

mengatar_pulang

Bersama dengan Prof Bambang (Direktur) dan Dr. Tjiang (Wakil Direktur I) Pascasarjana UNPAR, mengantar sampai ke depan gedung, bapak Prof. Sahari Besari untuk menunggu jemputan pulang. Terima kasih prof, sampai berjumpa kembali.

mengantar1_

Keluarga juga sudah bersiap-siap pulang. Makasih ya adik-adik. Eh, itu pak Katiman sudah terlihat menunggu di belakang, makasih ya pak, bapak dan ibu telah diantar.

Meskipun ada yang tidak dapat datang, tetapi banyak diantaranya menyampaikan selamat dengan mengirimkan karangan bunga. Tentu saja ini sesuatu kebahagiaan tersendiri, ketika karangan bunga karangan bunga tersebut berdatangan pada pagi harinya. Gedung UNPAR Merdeka yang dari depan terlihat kecil seakan-akan menjadi toko bunga karena dipenuhi karangan bunga. Untuk itu diucapkan banyak terima kasih pada rekanan dan sobat yang mendukung acara tersebut.

kembang-kresman_small1

kembang_harianto_small1

kembang-gunawan_small1

kembang_mas_mas_small1

kembang_susanto_small

kembang-rekatama_small1

kembang-edi-prayitno_small

kembang-gistama-small

Akhirnya semoga peristiwa ini semua dapat menjadi tanda dimulainya kehidupan baru untuk menjadi berkat.

Kepada mereka semua, teman, rekan, kenalan dan saudara-saudara para undangan dan yang lain yang membantu terselenggaranya acara tersebut secara sukses dan belum sempat disebutkan satu persatu, tidak ada yang dapat kami berikan sebagai balasan yang setimpal, kecuali hanya doa, semoga Tuhan Allah Bapa di surga memberi berkat dan perlindungan-Nya, diberi-Nya umur panjang, kesejahteraan lahir dan batin, dan dipenuhi oleh rasa syukur di hatinya selama kehidupan di dunia.

Rektor UNPAR, Ibu Dr. Cecilia Lauw, berhalangan hadir karena ada saudara yang meninggal, meskipun demikian beliau memberikan ucapan selamat sekaligus nasehat sebagai berikut:

Saya ucapkan selamat untuk Wiryanto dan keluarga. Semoga gelar doktor yang berhasil diraih membuat Wiryanto lebih berkenan kepada Tuhan, serta selalu melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Amin.

Terima kasih ibu, semua pesan dan nasehat yang ibu Cecilia sampaikan akan saya ingat selalu.

Rektorat UPH juga mengucapkan selamat, mengirimkan bunga tangan besar berwarna putih, dengan kartu ucapan sebagai berikut:

kartu_uph

Acara dapat berlangsung sukses karena sehari sebelumnya telah dilakukan gladiresik, pada waktu itu bapak Nathan Madutujuh bertindak sebagai Paranimf, pendamping kandindat doktor, yang dipilih dari kandindat doktor lain yang segera mengikuti.

gladiersik2
Bapak Nathan Madutujuh, dikenal sebagai pencipta program SANSPRO, program analisa stuktur versi Indonesia, beliau juga sibuk mengelola perusahaan konsultan dan kontraktor bidang rekayasa. Dalam kesibukannya tersebut beliau masih menyempatkan diri untuk hadir tepat waktu untuk gladiresik menyiapkan acara hari esoknya. Atas komitmen dan bantuan yang diberikan maka penulis mengucapkan banyak terima kasih. Semoga Bapak Nathan dapat segera menyusul ujian promosi doktornya. Harapan kita agar doktor-doktor sipil konsentrasi struktur dari Pascasarjana UNPAR dapat segera menjadi berkat.

gladiersik3_

Bapak Nathan Madutujuh , bapak Sri Hardjono, bapak Paulus Tjiang pada saat gladiresik.

Akhirnya, karena tulisan seseorang dapat merefleksikan pikiran penulisnya maka tentu ingin diketahui apa-apa saja secara tertulis yang telah dikerjakan kandidat selama menempuh pendidikan doktor tersebut. Dari situ dapat dinilai kompetensi dari orang yang meraih gelar doktor tersebut. Jika demikian halnya maka dipersilahkan untuk mengunduh Ringkasan Disertasi – Wiryanto Dewobroto.pdf (2776 kb)

Acara ini dapat berlangsung lancar dan meriah, lengkap dengan hidangan yang tersaji secara enak dan nyaman, semuanya itu adalah berkat koordinasi dan arahan dari ibu Dwina, ibu Nining. Untuk itu secara khusus diucapkan terima kasih atas usaha kerasnya. Saya menerima pujian, bahwa makanannya enak-enak.

Bagi yang ingin tahu, pihak-pihak yang mendukung kesuksesan acara tersebut adalah:

  • MINITY Catering Service, Jl. Karanganyar No. 47A Bandung 40241, Telpon 022-4204754 dan 022-70236006 (pax buffet makan siang)
  • MCSC, Jl. Trunojoyo 54, Bandung 40115 , Telpon 4204500 dan 4260780 (naas bolen keju, ararut manis, kentang bumbu dan pisang keju)
  • Zulf-cake, Jl. Purwakarta (Antapani), Telpon 022-7204602 (JP, kroket, lemper , bolu)

Artikel lain yang terkait dengan disertasiku di UNPAR

33 thoughts on “untuk segala sesuatu ada waktunya

  1. Mas Wir, Selamat atas promosi Doktornya…
    Hayati panggilan cendikiawan Katolik sepenuh hati…
    God bless us

    Wir’s responds: Matur nuwun. Berkah dalem Gusti.

    Suka

  2. Selamat pak Wir …

    Pak Paulus Rahardjo ga ikut ya pak …

    Sekali lagi selamat … JBU

    Wir’s responds: tidak ikut menguji karena beliau di bidang geoteknik, meskipun demikian beliau hadir bahkan secara aktif bersama dengan prof Harianto mengajukan pertanyaan mewakili floor.

    Terus terang tidak adanya foto dengan beliau memang menjadi ada sesuatu yang kurang dengan peristiwa di atas. Bagaimanapun beliau adalah public relation-nya UNPAR, dalam artian karena adanya beliaulah maka saya mempunyai keinginan kuat mengambil program doktor di UNPAR dan bukan di tempat lain. Dan beliau pulalah yang banyak memberikan nasehat dan dukungan pada saat kondisi down terjadi.

    Jadi dalam kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Prof. Paulus P. Rahardjo, atas dukungannya selama ini, budi baik bapak pasti akan dibalas oleh Tuhan yang maha Esa. Amin.

    Suka

  3. Mas Wir, saya selaku pribadi dan atas nama teman-teman eks SMA I Teladan Yogyakarta angkatan tahun 83, dengan ini mengucapkan selamat atas promosi Doktor yang baru saja Mas Wir terima.

    Semoga anugerah tersebut memberikan berkah dan inspirasi kepada semua orang yang mengenal Mas Wir. Mohon ijin juga mengunduh dan memunggah salah satu foto ke dalam blog sebagai tanda suka cita.

    Sekali lagi selamat.
    Rgds,
    aris priatno

    Wir’s responds: matur nuwun mas Aris, terima kasih juga atas segala warta gembira yang menyemangati dari milis teladan, lucu dan menghibur di kala sepi.

    Bagaimanapun mohon disampaikan, meskipun jarang mem-posting, tetapi saya adalah silent reader yang setia dari milis teladan 83.

    Sukses semua untuk teman-teman. Berkah dalem Gusti.

    Suka

  4. Selamat Pak Wir…
    Semoga sukses, tetap terus berkarya dan berbagi ilmu…

    Ngomong-ngomong berbagi ilmu, saya ingin bertanya sedikit Pak, tentang faktor reduksi kekuatan untuk kolom. Kebetulan sekarang saya sedang mendapat tugas membuat diagram interaksi kolom dengan tulangan tersebar keempat sisi secara merata.

    Pada pasal 11.3.2.2 SNI beton 2002 disebutkan bahwa nilai faktor reduksi (FR) boleh ditingkatkan untuk gaya aksial tekan yang rendah dengan ketentuan :

    1). Untuk komponen struktur dimana fy tidak melampui 400 MPa, dengan tulangan simetris, dan dengan (h-d’-ds)/h tidak kurang dari 0,7 maka nilai FR boleh ditingkatkan secara linear menjadi 0,8 seiring dengan berkurangnya nilai FR*Pn dari 0,1*Ag*fc’.

    2).Untuk komponen struktur beton bertulang yang lain, nilai FR boleh ditingkatkan secara linear menjadi 0,8 seiring dengan berkurangnya nilai FR*Pn dari nilai terkecil antara 0,1*Ag*fc’ dan FR*Pb ke nol.

    Sekarang, kolom saya adalah kolom persegi dengan jumlah tulangan yang tersebar merata ke-4 sisi persegi tersebut.

    Saya bingung dengan maksud simetris yang tercantum pada peraturan SNI, apakah simetris tersebut maksudnya adalah posisi tulangan tekan dan tarik yang simetris? atau posisi tulangan memang simetris pada penampang?

    dan juga mengenai nilai d’ dan ds, apakah nilai d’ dihitung dari serat tekan terluar sampai titik berat ‘kelompok tulangan tekan yang berlapis-lapis’ atau dihitung hanya sampai titik berat lapis terluar tulangan tekan? Begitu juga nilai ds, apakah nilai ds dihitung dari serat tarik terluar sampai titik berat ‘kelompok tulangan tarik yang berlapis-lapis’ atau dihitung hanya sampai titik berat lapis terluar tulangan tarik?

    Sekian Pak Wir, maksud saya bertanya ini adalah ingin mengetahui penggunaan pasal ini untuk meningkatkan nilai FR, meskipun tanpa ditingkatkan perbedaan hasilnya juga tidak terlalu signifikan, hanya agak sedikit lebih konservatif bilai nilai FR-nya tidak ditingkatkan.

    Wir’s responds : tentang seluk beluk perhitungan kolom, baik bulat, persegi bahkan komposite. Saya telah tuangkan dalam bentuk program dan dibukukan.

    Silahkan baca buku saya yang berikut :
    https://wiryanto.wordpress.com/2005/12/31/karya-ilmiah-utama-ke-3-2005/

    Sampai saat ini, saya belum pernah membaca buku berbahasa Indonesia yang diterbitkan secara nasional selengkap buku saya tadi di atas. Bahkan telah disediakan pula CD berisi program jadi dan listingnya. Jika dipoles sedikit maka rasanya sudah tidak kalah dengan program-program dari luar negeri.

    Suka

  5. Selamat Pak Wir..
    Sukses selalu dan dapat terus menjadi terang bagi lingkungan sekitar..

    GBU..

    Wir’s respond: trims Hendrik, siapa tahu kamu nyusul.

    Suka

  6. Selamat siang Pak Wir…
    Ke-3 buku Bapak sudah melengkapi rak buku saya, termasuk buku yang mengulas analisis tampang dan programnya, kebetulan saya juga sedikit-sedikit bisa pemrograman VB6 dan macro excel, jadi secara tidak langsung Anda sudah menjadi guru saya melalui buku-buku karya Bapak. Hanya saja pada buku tersebut Bapak tidak mengulas ketentuan yang pertama dari pasal 11.3.2.2 yang mengijinkan peningkatan nilai FR, dimana pada pasal tersebut ada 2 ketentuan.

    Yang saya bingungkan adalah mengenai ketentuan yang pertama itu, adanya persyaratan (h-d’-ds)/h >= 0,7. Saya bingung bagaimana menghitung nilai d’ dan ds-nya jika tulangannya tersebar merata ke-4 sisi kolom. Pada buku Bapak hanya memperhitungkan ketentuan ke-2 pada pasal 11.3.2.2 dalam meningkatkan nilai FR. Mohon saya diberikan pencerahan Pak…
    Trima kasih…

    Wir’s responds:
    Persyaratan (h-d’-ds)/h >= 0,7 adalah untuk menunjukkan bahwa minimal 0.7 bagian kolom dilapisi tulangan longitudinal. Atau kata lain bahwa tulangan dipasang di sisi luar dan bukan di tengah. Jika demikian maka penampang mempunyai ketahanan terhadap lentur. Bayangkan jika tulangan dipasang pada garis netral, maka untuk aksial ada penambahan kapasitas tetapi untuk lentur khan tidak signifikan.

    Selanjutnya dengan berkurang phi-P itu menunjukkan bahwa penampang berperilaku seperti balok (tanpa gaya aksial) sehingga reduksi faktor jadi 0.8. Iya khan.

    Itu semua sudah diperhitungkan oleh bukuku. Lihat deh listing program di halaman 350. Memang sih saya tidak membahas cerita di atas. Saya pikir itu khan sudah ada di buku-buku beton. Buku saya khan fokus ke pemrogramannya. Kalau hal-hal seperti itu aku tulis banyak khan jadi terlalu tebal. Ingat yang itu saja sudah 450 halaman, penerbitnya udah protes. Bisa kemahalan.😉

    Suka

  7. Kepada Mas Wiryanto D saya ucapkan selamat dan Semoga sukses selalalu. amin

    Wir’s responds: matur nuwun mas Widiarso. Aku minta dong reportase jembatan-jembatan yang sedang kamu kerjakan.

    Suka

  8. Selamat P Wir,

    Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, perasaan baru kemarin kita sering makan di depan unpar..
    sekarang mungkin susah yach untuk sekedar makan di sana…

    Salam

    Doha, Qatar.

    Wir’s responds: Terima kasih Sani, wah kamu sekarang keliling dunia ya. Kapan-kapan bikin reportase dong tentang bidang rekayasa di sana.

    Suka

  9. mas wir,
    sukses selalu untuk program doktornya. semoga mengilhami teman-teman lain, terutama teman sealumni, untuk selalu menambah ilmu.

    Wir’s responds: Matur nuwun mas Iwan. Salam untuk keluarga ya. Tuhan memberkati.

    Suka

  10. Dari sedulurmu di Pakualaman Yogya : Selamat yo mas Wir, semoga sukses selalu.

    Wir’s responds: Matur nuwun mbak Wikan.
    Berkah dalem Gusti.

    Suka

  11. assalamualaikum, wrwb

    Hallo, pak Wir… Selamat ya atas gelar Doktornya, semoga makin produktif dengan tulisannya di Blog ini..

    aku Ari.. Wir, masih inget gak..? long time no see ya… (udah 30 th nih) oya Wir, masih inget nggak temen satu komplotan kita dulu, Probo Sasongko (Mlathi Sleman), Wiryanto pernah kontak dia gak..?kabari ya.. thanks

    Sekali lagi selamat, semoga makin bersemangat dalam berkarya, makin sukses dan sehat selalu, Amien….!

    Wasalam, mlkm

    Suka

  12. Selamat ya Pak Wiryanto atas gelar Doktornya.Teruskan perjuangan membagi ilmu Bapak. Semoga lewat Bapak,banyak orang menjadi terbantu dan Nama Tuhan dipermuliakan.
    God Bless You.

    Suka

  13. Selamat atas diraihnya gelar Doktor bidang Teknik Sipil, semoga ini menjadi buah atas usaha keras dan karya Pak Wiryanto dan menjadi awal karya-karya baru untuk Indonesia.

    Pak, saya cari-cari buku bapak karya k-1 dan ke-3 kok sulit sekali ya……mungkin bapak punya stock atau mungkin bisa beri tahu dimana saya bisa mendapatkan buku tersebut…terima kasih.

    Wir’s responds: Dari laporan keuangan yang baru saya terima, dapat diketahui bahwa buku 1 dan buku 2 sudah tidak ada lagi di pasaran. Buku ke-3 di kota besar, seperti di Jakarta telah habis. Meskipun demikian dari laporan ada juga terjual satu dan dua, itu mungkin ada di toko buku yang terpencil, sehingga masih ada di showcase-nya. Untuk mendapatkan buku-buku saya yang lama, saya kurang tahu. Tunggu saja, buku saya yang baru mas Agung. Tetapi yang sedang ku tulis ini lebih ke arah buku -buku motivasi. Sekali-sekali lah mau bikin buku engineering tuk awam.

    Suka

  14. Wiryanto,
    Profisiat ya… Ikut senang dengan promosi doktormu.
    Kapan bisa ketemu di Jogja ? Ketemu sekalian dg Ari Wijaya (kulihat muncul di box pesanmu), dimana dia sekarang ?

    Dari teman lama,
    Julianto ‘Cungi’ Prasetio

    Wir’s responds: trim ya Cung.
    iki ana email saka Ari Wijaya

    wiryanto kagungan kontaknya Probo ato Cungi, e maiilnya pa phone-nya, nek kagungan mbok aku diparingi, tak enteni nggih..nuwun sak durunge.

    Wah.. blogmu apik tenan lho Wir.. meh ben dino tak tiliki, aku saiki nang UPI YAI, di Jurusan Arsitekturnya, ok.. sampai ketemu yo…

    Salam (Ari W)
    arweje [at] yahoo [dot] com

    Suka

  15. “.. dalam artian karena adanya beliaulah maka saya mempunyai keinginan kuat mengambil program doktor di UNPAR dan bukan di tempat lain”

    ya … saya ingat pak wir pernah nulis ini diblog ini … Miss him too — walaupun akhir2 ini kegiatan beliau di UNPAR agak berkurang (apa dikurangi) … 🙂

    Suka

  16. Sugeng enjang pak Wiryanto…

    Nuwun sewu nderek nunut, di blognya untuk menyapa mas Cungi (Julianto P.) nggih..?

    Hallo Cungi, bagaimana kabarnya? dimana kamu sekarang? aku di Jakarta di UPI YAI, gimana kabarnya Shinta..?

    Matur nuwun sanget Wir.. atas perkenannya
    wah.. lewat Blog njenengan, jadi bisa ketemu konco-konco lawas, Nuwun nggih…

    (Ari, 3D SMP V)

    Suka

  17. Selamat Wir untuk Doktornya, sayang nggak bisa hadir…, sdh ada tiga doktor ya di angkatan kita, Josia dan Yuhanis…
    Sukses selalu…

    Suka

  18. Selamat atas di kukuhkannya menjadi Doktor,
    telah bertambah satu lagi doktor di bidang Civil Engineering.

    Sekali lagi Selamat dan Sukses.

    dari sahabatmu.
    Topo

    Wir’s responds: Matur nuwun sanget mas Topo. Berkah dalem Gusti.

    Suka

  19. wah selamat dan sukses ya Pak Wiryanto,
    sekarang dah jadi Doctor, makin tambah aja ilmunya..

    semoga sukses selalu , dan seperti ilmu padi tentunya … hehe….

    dari mahasiswa T.Sipil USU.

    Suka

  20. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Wir yang telah berhasil mempertahankan disertasi dan lulus sebagai doktor.

    Saya sangattertarik dengan petikan yang Pak Wir sampaikan di atas:

    Ngelmu iku kelakone kanthi laku
    Lekase lawan kas
    Tegese kas nyantosani
    setya budya pangekesing dur angkara

    Saya juga merasa, Pak, apa yang saya sedang jalani saat ini juga membutuhkan laku.

    Suka

  21. Ping balik: kuliinternet » botd 14 feb

  22. Ping balik: wisuda III 2008-2009 UNPAR « The works of Wiryanto Dewobroto

  23. Ping balik: tulisanku dipertanyakan !?! « The works of Wiryanto Dewobroto

  24. Ping balik: perlunya berprestasi « The works of Wiryanto Dewobroto

  25. Salam kenal Bapak, Bapak kemaren saya mendownload penuh ACI 318 full tetapi filenya tdk bisa dibuka, saya kemudian mencoba membukanya lagi dengan use the web to open file tetapi tdk bisa juga. Ada solusi ga Pak?
    Terimakasih Pak dan Syaloom.Gbu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s