kumpul-kumpul penulis ELEX


Inisiatip menarik dari penerbit Elexmedia, yaitu diselenggarakannya acara pelatihan “Generate Idea (Creativity)” bagi para penulisnya, khususnya bidang IT (information & technology). Acara diadakan pada hari Sabtu, 19 Juli 2008 yang lalu, bertempat di Gedung Gramedia Unit III, Lt.5, Jl. Palmerah Selatan No.24 Jakarta.  Dalam kesempatan tersebut hadir sekitar 43 penulis.

Latar belakang bidang keahlian para penulis berbeda-beda, jadi tidak hanya TI doang, kebanyakan mereka menulis karena hobby. Yah seperti saya, dimana latar belakang pendidikannya juga bukan TI tetapi engineering. Cukup menarik untuk dilihat bahwa ternyata para penulis yang hadir sebagian besar masih muda-muda, wah hebat ya, masih muda sudah bisa bikin buku.

Acara hari ini adalah bagaimana men-generate ide. Pelatihan dipimpin oleh mas Arisubagiya dari Elex, mendengar tanya jawab yang terjadi, dapat diketahui bahwa sebagian besar ide diperoleh oleh para penulis itu adalah dari internet. Jadi bisa dikatakan bahwa internet adalah sumber inspirasi bagi para penulis, khususnya para penulis Elex yang hadir pada acara tersebut.

Kecuali mendapat wawasan baru tentang men-generate ide, maka yang paling penting saya peroleh dalam acara tersebut adalah bertambah wawasan, mendengarkan ide-ide dari para penulis yang lain, itu khan bisa digunakan seperti halnya benchmarking dengan ahli-ahli yang lain. Dengan demikian dapat diketahui, sejauh mana kompentesi dari para penulis tersebut.  Dengan memperbandingkannya maka dapat diketahui, apa yang sudah ada dan apa yang belum ada di diri kita selaku penulis. Dengan menyadari kelebihan maupun kekurangan maka jelas itu modal penting untuk pengembangan diri.

Ingat, pengembangan diri itu tidak hanya bagi yang muda aja, tetapi bagi yang tua juga diperlukan.

Baiklah saya sampaikan foto-foto pada acara penulis elex tersebut.


Berpose setelah selesai pelatihan. Ini foto versi aslinya (2.89 Mb).

Daftar hadir penulis Elex

  1. Adi Kurniadi
  2. Adi Kusrianto
  3. Akhmad Fauzi
  4. Adi Haryadi
  5. Defriansyah
  6. Ahmad Muhlis
  7. Ali Salim Lie
  8. Anselmus Ricky
  9. Arief Ramadhan
  10. Ariesto Hadi S.
  11. Ario Suryo K.
  12. Asroel A.
  13. Bayu Adjie
  14. C. Henry Priyono
  15. Cornelius Koo
  16. Ees
  17. Agus Setiawan
  18. Yudi Fajar
  19. Fuady Rosma H.
  20. Hendry Wong
  21. H. M Fahruddin
  22. Ian Chandra K.
  23. Indrajani
  24. Irawan Sardi
  25. Irwin Utama
  26. Isroi
  27. Johar Arifin
  28. Joko Salim
  29. Jonny Hidayat
  30. Kok Yung
  31. M. Syukrie
  32. Nino Guevere R.
  33. Noverto Aji P.
  34. Redi Taufik Saleh
  35. Sandy Halim
  36. Sartika Kurniali
  37. Sofi Ansori
  38. Sugianto
  39. Syahrial Chan
  40. Widodo Budiharto
  41. Wirawan Istiono
  42. Wiryanto Dewobroto
  43. Yuniar Supardi

15 thoughts on “kumpul-kumpul penulis ELEX

  1. penerbit hebat karena penulis yang hebat.

    penulis yang hebat adalah yang ahli di bidangnya. yang menulis bukan sekedar kejar setoran. tapi semangat untuk berbagi ilmu yang dikuasainya lebih dulu dibanding yang lain.

    tapi seringkali yang ahli di bidangnya malah gak bisa menulis. jadinya bidang itu ditulis oleh orang yang sekedar kejar setoran.

    lha kok kayak lingkaran setan?

    Suka

  2. Wah pasti seru sekali Pak Wiryanto,

    Seumur-umur saya baru membuat satu buku tentang TI dan sekali mengikuti pertemuan penulis Elex itu pun di Bandung dulu banget hehe ..

    Dari pengalaman tsb, saya terkesan dengan para penulis yang aktif sekali membuat buku bahkan diterbitkan sampai beberapa edisi. Proficiat juga kepada Pak Wiryanto yang telah membuat banyak buku engineering.

    Salam,

    Bandung di Bandung.

    Suka

  3. *akhirnya mampir ke blog bapak😀

    seneng juga pak ikut acara kemarin bener~bener nambah wawasan cara ngembangin ide😀
    apalagi bisa tatap muka sama penulis~penulis handal.. moga~moga acara serupa bisa terus terlaksana dilain waktu..

    salam,

    Yudhi fajar

    Suka

  4. Hohoho… ada foto Ku d situ…:mrgreen:
    n nama Ku juga Ad *no.17*😆

    makasih ya Pak Wiryanto.
    ❓ Bapak dapat koleksi foto-nya dari siapa Pak ?

    Wir’s responds: bawa kamera sendiri koq. Itu saya up-load khan yang asli. Silahkan di down-load.

    Suka

  5. Ping balik: Pertemuan Penulis Elex Media « gOEs Weblog

  6. Apa kabar pak wir,

    Salam kenal, berkenaan dengan penulisan buku teks, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan, yaitu:

    – Jika kita mengutip rumus atau pernyataan seseorang, apakah kita harus ijin ke penulisnya atau ke penerbitnya atau cukup menyebut referensinya saja. sebab kadang di jurnal disebutkan bahwa untuk mengambil sebagian isi dari jurnal tsb harus ijin dulu. Padahal, dalam tiap bab saja tak kurang dari 20-50 referensi kita kutip.

    – Bagaimana ciri-cirinya jurnal di internet yang boleh dikutip secara bebas atau yang tidak boleh dikutip secara bebas. (harus ijin dan tidak harus/cukup mencantumkan referesni saja)

    – Jika kita menerbitkan panduan program aplikasi komputer, apakah kita juga harus bayar royalti ke pemprogram yang kita terjemahkan bukunya.

    Terima kasih pak wiryanto,
    semoga juga bermanfaat untuk yang lain

    Suka

  7. sdr Yuli,
    Mengutip rumus atau pernyataan, umumnya khan tidak lebih dari satu baris kalimat khan. Kalau seperti itu sih cukup dengan menyebut referensinya, misal (Dewobroto 2006). Tapi kalau mengutipnya sampai beberapa paragraf atau bahkan bab, persis sama. Itu sih namanya bukan mengutip.🙂

    Tentang ciri-ciri jurnal di internet, saya kira jawabannya seperti di atas. Ingat, ilmu tidak boleh dipatentkan, yang boleh adalah produk atau formula atau resep.

    Panduan aplikasi dengan menterjemahkan. Lha iya dong, harus ada royalti ke penerbitnya. Tapi kalau anda bikin panduan dari anda sendiri (bukan terjemahan), maka rasanya pihak penjual software akan lebih senang karena dipromosikan. Nggak perlu itu minta royalti.

    Suka

  8. Menulis merupakan keharusan bagi kita setiap manusia, menulis adalah kewajiban bagi kita mahluk hidup, menulis adalah kebutuhan bagi kita yang selalu haus akan ilmu.

    Mari kita menulis, tentang apapun. Mari kita menulis, untuk memberikan makna dalam hidup kita. Berikan balutan tinta kita dalam guratan kertas yang membekas dalam hati hingga menjadi setetes cahaya memancar.

    Suka

  9. Salam

    Pak wir, saya urun rembug bagaimana kalo kita buat kamus teknik sipil yang berisi istilah2 di bidang struktur beton, baja, jembatan,kayu, transportasi pelabuhan, dll dan di lengkapi data2 gambar seperti kamus oxford. Tentu amat berguna bagi kita komunitas civil engineer.
    Terimakasih
    Wassalam

    Suka

  10. wah mantap tuh, saya juga ikutan acara seperti ini. cuma saya ikutnya di bandung dengan penulis2 yang berasal dari bandung. Soalnya saya nggak tinggal lagi di Jakarta. Acaranya memang seru buat nambah2 wawasan. Lagi sibuk nulis apa ni pak Wir?

    Suka

  11. Ping balik: skill and talents « The works of Wiryanto Dewobroto

  12. Ping balik: perlunya berprestasi « The works of Wiryanto Dewobroto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s