foto nikah saat gempa China


Seorang teman engineer dari seberang laut mengirim email yang berisi serangkaian foto-foto gempa di China yang cukup menarik. Foto diambil oleh seorang juru foto menjelang pernikahan di gereja tua di salah satu kota di Cina yang terkena gempa kemarin.

Menariknya foto ini adalah digambarkan suasana sesaat sebelum gempa. Jadi suasana sekitarnya masih terekam dengan nyaman, kemudian terjadi gempa yah sekitar 10 detik saja. Langsung suasana berubah. Itulah Tuhan jika berkenan, cukup hitungan detik dan menjadi tidak terlupakan (bagi yang masih hidup).

Tertarik untuk melihatnya.

It was a day to remember…

Their Wedding shoot.

At the famous 100-year-old Church of the Annunciation in Pengzhou, China.


Very early morning May 12, photographer Wang went about preparing to shoot  wedding pictures for a young couple, this was the test shot before the shoot…

Pengzhou is located in the Sichuan province.  It was morning May 12, 2008,  and then it happened…. the earth quake! 7.8 on the Richter scale. 


Bricks fall from the building during the earthquake, which turned Wang from a wedding photographer into a journalist.

‘Thank God we were only shooting from outside the church!’ remarked a helper.


The stunned couple huddles together at the church ground during initial tremors.

‘I shouted to people, ‘Run! Run!” said photographer Wang Qiang.
‘The ground shook and we couldn’t see anything in the dust.’

As the dust began to clear, the true extent of damage was only beginning to appear…


A cracked facade was all that remained of the 100-year-old Church of the Annunciation after the quake. Most of the church ‘collapsed in 10 seconds,’ said Wang, who lives in Chengdu, capital of hard-hit Sichuan province.


Soon after the quake, the people at the seminary set out for a nearby village, but residents warned them the route was blocked. ‘We could still hear landslides,’ Wang wrote in an online account of the disaster. So they stayed overnight in a tent and made it to the village the next day, thanks to help from a truck driver.


A scarf from a wedding dress lies forgotten in front of the seminary. Wang said he thought the catastrophe would strengthen the bonds of the couples who were there that day: ‘Having gone through a life-and-death test, they surely will clasp hands and grow old together.’


No one was harmed at the above location.

They’ll sure have a Wild story to tell there Children!

 

37 thoughts on “foto nikah saat gempa China

  1. Bukan main !!
    Dramatis sekali, yah.
    Pasti menjadi pernikahan yang “heboh”.
    Atau ada engineer muda yang belum nikah mau adakan ‘ritual nikah ‘ seperti itu ?
    Saran saya jangan !!!
    Buat gempa lokal aja setelah nikah, jangan buat gempa sebelum nikah. He..he…he.
    (Yah, guyon agak saru dikit gak apa, kan rata-rata sudah di atas 17 tahun kan ?)

    Suka

  2. Ajakan buat blogger Indonesia :

    Ayo berikan suara dukungan (vote secara online) buat tiga obyek wisata nasional, yaitu Danau Toba, Taman Nasional Komodo, dan Gunung Krakatau, demi memenangkan pemilihan TUJUH KEAJAIBAN ALAM.

    Lomba sedunia ini diikuti 77 obyek wisata alam dari berbagai negara. Mampukah kita menggolkan salah satu atau malah ketiga obyek wisata itu untuk memenangkan kontes ini ?

    Vietnam kini berjaya di urutan pertama, mengatasi Niagara falls dan berbagai obyek wisata di AS. Sedangkan ketiga obyek wisata Indo nesia itu masih terseok-seok di papan tengah.

    Info selengkapnya, klik link ini :

    http://tobadreams.wordpress.com/2008/06/06/dukung-danau-toba-agar-masuk-tujuh-keajaiban-alam/

    terima kasih

    Suka

  3. mohon kepada pengasuh blog,dengan rendah hati kami meminta agar blog kami ini ditautkan di blog saudara.
    besar harap kami atas bantuan saudara.
    terima kasih ya
    “bersama kita bisa” dan “kita pasti bisa”

    Suka

  4. subhanallah hu wallahuakbar…..sungguh kejadian yang………………(sampai gak bisa dikatakan…)tapi Thank’s Gusti Allah yang telah memberikan begitu banyak rahmat dan cinta….

    Suka

  5. wuih!!!
    bener2 pernikahan yang tak terlupakan
    pengantennya masih selamat, klo yang dateng bagaimana??

    wah suatu muzijat pengatinnya selamat

    salam kenalV^^

    Suka

  6. Salam kenalan pak wir

    tiada kata yang indah untuk mengungkapkan selain ucapan terimakasih atas dikeluarkan buku-buku karya pak wir

    saya sudah mengkoleksi buku SAP 2000 edisi yang pertama dan revisi, buku tersebut sangat membantu saya dalam memahami lebih jauh tentang dunia teknik sipil

    pak wir saya ada beberapa pertanyaan tentang desain struktur baja dengan SAP, apakah setelah desain perhitungan baut juga ada, saya belum ngerti tentang perhitungan baut tersebut ?

    terimakasih atas jawabanya

    Suka

  7. yah itulah kalau tuhan berkehendak. kita yang disini juga harus ingat itu. makanya cepet-cepet tobat…. hehehehe

    Suka

  8. Manusia dalam kondisi seperti itu..
    Pasti akan ingat kembali kepada Tuhan Allah..

    Sebuah kekuatan mahadashyat..

    Bagi yang selamat pasti ia akan lebih dekat lagi dengan penciptanya..

    Bagi yang selamat, ibarat “dicubit” oleh Tuhan dan diperingatkan untuk hidup lebih baik.

    Posting yang bagus Pak Wir.

    Salam. Erwin

    Suka

  9. Nice Posting Pak Wir.

    Saya hanya bertanya saja dalam hati (karena sudah mencoba meyakinkan beberapa rekan Engineer di Indonesia namun belum berhasil).

    Apakah Gempa Bumi bisa diprediksikan letak dan waktunya?

    http://theo.inrne.bas.bg/~mavrodi/CollabNews_files/The%20time%20of%20China,%20Sichuan,%20Wenchun%20Mag%207.9%20earthquake%20could%20be%20predicted.pdf

    Wir’s responds: ya selama ini memang gempa bumi baru bisa diprediksi, tapi kapan pastinya belum ada ilmunya.

    Adapun ilmu yang digunakan adalah probabilitas, yang menyatakan besarnya resiko kemungkinan dapat terjadi gempa. Itulah mengapa Indonesia dibagi dalam beberapa wilayah gempa.

    Karena yang digunakan adalah probabilitas, maka asuransi masuk di situ untuk mengantisipasi kerugian. Berkaitan dengan adanya bencana, atau kecelakaan maka dalam bidang engineering yang dapat dilakukan adalah memperkecil resiko terjadinya, belum bisa secara mutlak mengatakan pasti tidak akan terjadi.

    Itulah mengapa engineer perlu juga memahami hal-hal non-rasio misal berdoa kepada Tuhan agar resiko terjadinya bencana tersebut tidak terjadi.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s