tulisan anonim dan sikapku !


Mungkin apa karena di blog saat ini banyak yang membahas tentang anonymous, maka ada mahasiswaku yang menanyakan sikapku terhadap anonymous tadi, atau secara spesifik ditujukan kepada “tulisan anonim“. Intinya bagaimana harus bersikap jika tulisan anonim tadi membuatnya terinspirasi untuk menanggapinya.

Tentu saja aku menjawab ringan, “tulisan anonim koq dipermasalahkan“. Anonim ya anonim, jika kamu merasa tulisan tersebut baik, ya dibaca, kalau tidak, cuekin aja. Tinggal pergi. Nggak usah ditanggapi dengan memberi komentar balik terhadap materi yang ditulisnya. Tulisan anonim khan ibarat, orang menulis di kertas dan kertasnya dibuang keluar dan ditemu orang. Bisa itu tulisannya berguna bagi orang yang menemukannya, bisa juga tidak. Tetapi tulisan yang nggak ada identitas penulis adalah nemu barang di jalan, bisa baik lalu dipungut atau jika jelek maka pungut dan masukkan ke keranjang sampah .

Ada banyak motivasi yang membuat orang memilih anonim dalam penulisan karya-karyanya.

  1. Jika tulisannya berguna, baik tetapi tetap anonim. Tipe seperti ini umumnya adalah ingin berbuat amal kebaikan di dunia tanpa pamrih dari sesamanya. Suatu bentuk syukur kepada Allah nya yang mungkin telah memberikan banyak berkat kepadanya.
  2. Jika tulisannya tidak berguna, jelek, bahkan mengganggu tetapi anonim. Maka jelas, penulis menganggap bahwa media tulis itu sebagai ungkapan uneg-unegnya. Pelampiasan begitu. Bisa juga karena yang nulis ragu-ragu terhadap apa yang ditulisnya, bisa benar tatepi bisa juga mengandung kesalahan. Dengan anonim maka penulis tidak perlu takut dengan resiko kepenulisannya itu. Bisa juga karena pemalu, nggak mau menonjol atau bisa juga dikategorikan tipe penulis pengecut.

Adanya dua alasan di atas maka seperti itulah sikapku, jika baik dipungut, jika jelek dihapus aja (kalau bisa) atau hindari.

Jadi dengan pemahaman seperti itu, kalau ada komentar masuk di blog-ku dan aku melihatnya tidak terlalu menyenangkan maka tanpa beban dengan santai aku hapus aja. Peduli amat.

Jadi orang-orang yang tidak suka atas komentar anonim, tetapi mencoba merespons tulisan anonim tersebut sehingga terjadi dialog yang panas atau sebagainya. Itu merupakan kebodohan.😦

8 thoughts on “tulisan anonim dan sikapku !

  1. ya.. mungkin kaya baca tulisan di bungkus kacang rebus pak. Tampilannya mirip koran, tapi ga jelas lagi dari koran mana, tanggal berapa, dan wartawan yang nulis siapa. Entah itu beneran koran apa ketikan anak kecil juga kita bisa aja ketipu.

    Susah juga sih. Anonim itu ada yang niatnyabaik (cuma untuk melindungi privasinya saja), ada yang jahat (menyebarkan isu ga jelas).

    Yang agak susah dengan budaya Indonesia ya begitu, gampang terkaget-kaget sama berita sensasional. Ga dicek lagi apa beneran informasinya bisa dilacak atau ga. Ini yang bikin anonimitas jadi kacau.

    Suka

  2. @Antony
    Alasan lainmu bener juga ya, anonim itu bisa aja nggak sengaja karena gaptek gitu khan. Ngrasa nulisnya nggak anonim tapi keluarnya anonim. Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai.:mrgreen:

    @Hariadhi

    dengan budaya Indonesia ya begitu, gampang terkaget-kaget sama berita sensasional

    Saya kira nggak hanya seperti itu lho mas, budaya kita khan bermasyarakat, kumpul-kumpul, jeleknya suka keroyokan jadi massa. Kalau sudah merasa jadi massa, maka perbuatannya kaya seperti anonim gitu, ujung-ujungnya khan bisa anarki. Jadi anonim = anarki kalau ada dikumpulan massa. Iya khan.

    Suka

  3. resiko jadi seleb sekaligus penlis ya githu deh pak wir, Pak Wir sya saya senang Jika anda singgah ke blog saya yg teramat sederhana syukur2 di komentari wuih seneng banget..

    Wir’s reponds : link ke blog anda koq nggak aktif ya. Avatarnya sih kelihatan. Itu perlu lho biar mudah dikunjungi.. Coba di check lagi deh, nanti saya mampir.😀

    Suka

  4. Kalau tulisan pak Animous baik dan bermanfaat memang tidak masalah, namun ada kalanya jadi hambatan tersendiri apabila pembaca yang memanfaatkan tulisannya tersebut ingin mengetahui lebih jauh lagi tentang apa yang dia tulis.

    *buka blognya evanrama*

    Suka

  5. Ping balik: membuat tulisan ilmiah | The works of Wiryanto Dewobroto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s