ibadah dan ilmu


Membaca karya tulis para sufi di jaman dulu ternyata menarik juga, banyak hikmah yang dapat diambil. Pantaslah kalau agama yang mereka anut dinyatakan sebagai rahmat. Banyak pencerahannya sih.

Kalau dikomikkan, menarik ya.

Berikut ini kisah tentang ilmu dan ibadah, mana yang lebih penting ?








Ref.  Hermawan dan Jitet Koestono .(1997). “Cergam Karung Mutiara Al-Ghazali”, KPG, Jakarta

Hikmah : beribadahlah dan juga berilmulah, keduanya saling mendukung.

Ilmu itu ada kaitannya dengan informasi yang akhirnya dipilah-pilah untuk menjadi pengetahuan, selanjutnya menjadi ilmu, yang tentu saja harus dapat digunakan untuk kesejahteraan sesama dan akhirnya untuk memulyakan Tuhan.

Jadi tanpa disadari kesemuanya itu adalah sebenarnya laku ibadah juga kepada Tuhannya.

8 thoughts on “ibadah dan ilmu

  1. Benar sekali ilmu dan ibadah memang harus seimbang, karena menurut saya untuk melakukan sesuatu harus berdasarkan ilmunya.
    Ada suatu kisah sebagai berikut :
    Di sebuah masjid ada dua orang, yang satu sedang melaksanakan ibadah sedangkan yang satunya sedang tidur, tapi setan tidak berani masuk ke dalam masjid tersebut untuk menggoda yang sedang beribadah. Lalu Rasul melihatnya dan bertanya kepada setan tersebut.

    Rasul : “Hei setan, mengapa kau berdiri di depan pintu dan kebingungan…???”

    Setan : “Wahai Rasul, aku ingin sekali masuk ke dalam masjid dan menggoda orang yang sedang beribadah tersebut”

    Rasul : “Memang apa yang kamu takutkan..??”

    Setan : “Karena bila aku masuk aku takut akan membangunkan orang yang sedang tidur”

    Rasul : “Kenapa kau takut kepadanya..??”

    Setan : “Karena dia orang yang berilmu, walaupun dia sedang tidur, ilmu nya tetap terjaga….”

    Suka

  2. Wah kalo tidur di kelas urusannya lain tuh……
    kalo dipikir-pikir menuntut ilmu adalah salah satu bentuk ibadah ya Pak….tapi kok masih ada yang bisa tidur ya….he..he…he…….
    Bagaimana Tesis-nya atau Desertasi ya (bingung…..???)…..semoga sukses ya Pak….dan tidak ada hambatan…….

    Suka

  3. Untuk meraih dunia pakai ilmu,meraih akhirat juga pakai ilmu.Untuk meraih kedua duanya berarti juga pakai ilmu.Ilmu yang menyelamatkan manusia dari dunia sampai akhirat adalah ilmu atau Nur Ilahi,yaitu wahyu yang ada didalam kitab suci,yang harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan riil.

    Suka

  4. Saya rasa ilmu dan ibadah harus satu, tidak boleh kedua-duanya terpisah dilakukan. Selama hidup ilmu dan ibadah harus sejalan dilakukan. Tidak boleh hanya ilmu, demikian juga dengan ibadah.
    Apapun tindakan kita harus mengunakan ilmu dan ibadah. Artinya, ilmu sebagai analisis dan ibadah sebagai penetralisasi agar apa yang kita lakukan itu tidak melakukan pelanggaran.
    Ingat, seperti pribahasa Aristoteles, kita berilmu, tetapi tidak beribadah (beragama) itu akan menghancurkan dunia. Dan Ibadah (beragama) tanpa ilmu adalah lumpuh. Thx

    Suka

  5. Kalo ada orang yang pelit dengan ilmunya …
    kita nanya aja susahnya ntuk ngasih tahu…
    katanya kalo ilmu sudah banyak yang tahu nilai jualnya jadi kurang . siapakah orang yang berpendirian seperti itu… cepatlah sadar.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s