wawancara tertulis di Majalah Proyeksi


Kepada Yth.
Bapak Wiryanto Dewobroto
di -Tempat

Dengan hormat,

Aplikasi SAP sebagai salah satu aplikasi perhitungan struktur di Indonesia telah banyak dikenal. Terlebih lagi dengan terbitnya Buku “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP 2000” EDISI BARU yang baru saja Bapak buat, semakin mendorong banyak pelaku mempelajari lebih detil penggunaan aplikasi ini.

Kami dari Majalah Proyeksi, bermaksud mengangkat Aplikasi SAP2000 sebagai tema  dalam rubrik Digitalis. Rubrik ini merupakan rubrik khusus terkait aplikasi software yang digunakan para pelaku jasa konstruksi.

Sedari awal kami bermaksud dapat bertemu langsung dengan bapak, namun karena keterbatasan waktu, kami berharap bapak bersedia menerima kami dalam bentuk wawancara tertulis.

Dalam rubrik “Digitalis” yang sangat terbatas ini, kami tetap berupaya menyajikan artikel yang dapat memberikan pemahaman yang  baik kepada para pembaca disertai dengan sebuah contoh sederhana yang dapat mudah dimengerti.

Besar harapan kami bapak dapat mengembalikan jawaban wawancara tertulis ini maksimal pada hari Minggu, 3 Juni 2007.

Berikut kami lampirkan sejumlah daftar pertanyaan.Atas partisipasi dan kerjasamanya kami ucapkan. Terima kasih.

Hormat kami,
M. Rusli

Redaktur
Tel: 021 6322558, 6322557
Fax: 021 6322567
Email: slemrosl (at) yahoo (dot) com  atau redaksi (at) proyeksi (dot) com 
web: www.proyeksi.com  

***************************************************************************
Daftar Pertanyaan yang diajukan oleh Majalah Proyeksi.

  1. Kondisi saat ini mengharuskan para engineer menggunakan aplikasi software yang dapat membantu perhitungan struktur yang komplek dengan baik. Salah satu aplikasi perhitungan dan analisis struktur tersebut adalah aplikasi SAP. Tolong jelaskan Perbandingan umum antara aplikasi SAP dengan aplikasi sejenis lainnya ?
  2. Apa saja yang perlu diperhatikan bagi para engineer pemula dalam menggunakan aplikasi SAP ?
  3. Dengan kecanggihan aplikasi SAP ini, kesalahan seperti apa yang perlu dihindarkan ?
  4. Apakah tool yang disediakan SAP lebih mudah dibandingkan aplikasi lain ?
  5. Jika dibandingkan versi sebelumnya, tool apa saja yang ditambahkan pada versi terbaru ?
  6. Dengan menggunan metode element hingga, apa keunggulan yang dimiliki SAP jika dibandingkan Aplikasi yang tidak menggunakan metode element hingga ?
  7. Perhitungan apa saja yang dapat dilakukan engineer menggunakan Aplikasi SAP ini ?
  8. Dalam sebuah perhitungan struktur yang kompleks, konfigurasi apa saja yang dapat dilakukan oleh SAP ?
  9. Tolong berikan contoh perhitungan struktur kompleks tersebut, besar harapan kami bapak juga dapat memberikan sebuah gambar pendukung dari contoh perhitungan struktur yang berformat JPEG, ataupun format gambar sejenisnya.

Bagi yang belum berlangganan majalah Proyeksi atau ingin mendapat uraian lengkap yang saya sampaikan ke redaktur majalah tersebut adalah sebagai berikut :

 

Tanya jawab Majalah Proyeksi dengan Ir. Wiryanto Dewobroto, MT. , praktisi structural engineer yang saat ini adalah kadindat doktor teknik sipil UNPAR, juga dosen tetap Jurusan Teknik Sipil di Universitas Pelita Harapan, sekaligus penulis dua buku tentang program SAP2000 (2004 dan 2007) dan juga dua buku tentang pemrograman dengan Microsoft Visual Basic (2003 dan 2005), yang sukses diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo, Gramedia Group, Jakarta.

Selain mengajar dan melakukan penelitian disertasi maka kegiatannya adalah mengelola blog tempat sharing ide, pemikiran, pengalaman maupun tempat berbagi literatur digital yang lengkap tentang structural engineering, bidang peminatan yang digelutinya secara konsisten sejak hampir 20 tahun yang lalu.

Daftar Tanya Jawab dari Pertanyaan redaksi majalah Proyeksi.

Pertanyaan No.1 :

Kondisi saat ini mengharuskan para engineer menggunakan program aplikasi rekayasa atau software engineering yang dapat membantu perhitungan struktur komplek dengan baik. Salah satu program aplikasi untuk analisis dan desain struktur tersebut adalah program SAP2000.

Tolong jelaskan perbandingan umum antara aplikasi SAP2000 dengan aplikasi lain yang sejenis ?

Jawab (wir) :
Program SAP2000 adalah salah satu program aplikasi teknik sipil untuk analisis dan desain struktur pada umumnya (gedung, jembatan, menara, dam, water tower dll).

Analisis struktur yang dimaksud adalah mencari respons struktur terhadap pembebanan yang diberikan, yaitu berupa gaya-gaya internal elemen struktur atau gaya-gaya reaksi perletakan, maupun deformasi (lendutan) struktur itu sendiri.

Sedangkan desain struktur adalah opsi tambahan (bisa dipakai, bisa juga tidak) yang dikembangkan untuk mengevaluasi penampang struktur apakah telah memenuhi syarat-syarat perencanaan terhadap respons struktur tersebut. Opsi, karena sebenarnya ini adalah tambahan saja, bisa juga disebut sebagai post-processing dari bagian analisis. Karena syarat-syarat perencanaan ditetapkan berdasarkan standard, yang mungkin pada tiap-tiap negara bisa berbeda maka hasilnya tidak universal seperti halnya analisis struktur. Jadi ketika memakainya perlu dilihat dulu apakah standard yang digunakan pada program tersebut sesuai dengan standard lokal yang berlaku.

Program SAP2000 cukup terkenal di Indonesia maupun di dunia internasional, karena dibuat oleh pencipta program SAP (SOLIDSAP, SAP 3 dan SAP IV) yang menjadi cikal bakal program analisis struktur di era main-frame yaitu Professor Edward L. Wilson, di Universitas Berkeley, pada tahun 70-an. Saat itu, program SAP menjadi bench-mark atau rujukan bagi dikembangkannya program–program sejenis. Selanjutnya bersama Ashraf Habibullah didirikan CSI Berkeley untuk mengembangkan SAP versi komersilnya, yang mana sampai saat ini (lebih dari 30 th) perusahaan tersebut tetap aktif berproduksi dan baru saja mengeluarkan SAP2000 release 11.0 ( http://www.csiberkeley.com ).

Untuk memenuhi kebutuhan spesifik praktis, misalnya perencanaan gedung tinggi maka CSI Berkeley mengembangkan program ETABS, sedangkan untuk perencanaan pelat lantai dikembangkan program SAFE, dan juga beberapa program lain yang spesifik pemakaiannya. Karena selalu tanggap terhadap perkembangan teknologi komputer maupun kebutuhan masyarakat pemakai (insinyur sipil / struktur), maka SAP2000 dan juga produk-produk CSI Berkeley tetap menjadi unggulan, meskipun pada saat ini program-program serupa mudah dijumpai, baik yang komersil maupun yang non-komersil. Program-program lain yang setara dengan SAP2000 adalah :

Umumnya program-program tersebut diciptakan untuk mendapatkan kemudahan dalam proses pemasukan data atau tampilan hasilnya, sedangkan algoritma proses numerik yang digunakan antara satu dengan yang lainnya umumnya sepadan (tidak berbeda jauh).

Pertanyaan No.2 :
Apa saja yang perlu diperhatikan bagi para engineer pemula dalam menggunakan aplikasi SAP ?

Jawab (wir) :
SAP = Structural Analysis Program, jika istilah itu yang digunakan maka itu menyangkut banyak program (SAP2000, STAAD Pro, SANSPRO, RISA-3D dsb-nya), jika demikian maka perlu diingat bahwa program tersebut bagaimanapun juga adalah buatan manusia, yang dibuat dengan latar belakang motivasi dan dukungan sumber daya yang mungkin berbeda pula. Oleh karena itu, meskipun sama-sama disebut program analisa struktur tetapi di dalamnya maupun kinerja hasilnya belum tentu sama, masing-masing bisa mempunyai batasan atau keunggulan tersediri. Hal ini yang harus dipahami dengan baik oleh para pemakainya, misalnya, pada program SAP2000 : berat sendiri struktur secara otomatis akan dihitung meskipun tidak ada parameter tertentu yang diubah. Bila hal ini tidak diketahui maka hasil program dapat mengecoh.

Jadi tiap-tiap program bisa mempunyai aturan tersendiri, tidak ada kepastian bahwa suatu kondisi jika diterapkan di program A, sukses, maka pasti akan diperoleh hal yang sama jika diterapkan pada pada program B. Pemakai harus mempelajari dan menguasai manual masing-masing program tersebut, mempelajari apa yang menjadi keterbatasan maupun keunggulan program tersebut dengan baik sebelum memakainya.

Fakta lain, adalah umum bahwa tiap-tiap developer program menyertakan disclaimer khusus, yang intinya bahwa mereka telah menguji program-program mereka dengan baik, tetapi meskipun demikian mereka tidak mau memberikan jaminan ke pemakai lain bahwa hasil programnya ini pasti akan baik sesuai dengan pernyataan developer sebelumnya. Hal itu merupakan tanggung jawab penuh pemakai sendiri. Untuk itulah, mereka meminta pemakai untuk mempelajari secara seksama melalui manual-manualnya.

Adanya disclaimer menunjukkan bahwa developer menyadari betul bahwa penggunaan program mereka dengan tidak benar dapat berpotensi merugikan bahkan berbahaya yang dampaknya bila tidak diantisipasi dengan baik akan merugikan mereka nantinya.

Bagi pemula, jangan segan mencoba menyelesaikan kasus-kasus sederhana memakai program tersebut, lalu bandingkan hasilnya. Bila ada perbedaan, tidak ada masalah, tetapi yang penting adalah mengetahui mengapa perbedaan itu terjadi. Karena masalah yang dicoba adalah kasus-kasus yang sederhana maka tentunya penjelasannya dapat dengan mudah dicari. Jika langsung memakai program untuk kasus-kasus yang kompleks maka pemakai akan cenderung menelan apa saja yang disampaikan program dan tidak belajar memahami program itu yang sebenarnya. Ini semua dengan asumsi bahwa meskipun program dapat ‘running’ dengan baik tanpa ‘warning’ khusus, itu bukan berarti hasilnya pasti benar.

Konsep seperti itulah, yang menjadi dasar motivasi penulisan buku “Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP2000” , PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, (2004 dan 2007 untuk Edisi Baru). Didalam buku disajikan banyak contoh-contoh penyelesaian dengan SAP2000, mulai dari yang sederhana dan bertahap naik ke problem-problem yang lebih advance. Setiap kasus jika ada solusi klasiknya maka akan disertakan pula sebagai pembanding. Oleh karena materinya dapat mendukung terciptanya engineer yang berani bertanggung jawab dan benar dalam memakai program rekayasa (tidak terbatas pada program SAP2000 saja), maka buku tersebut mendapat dukungan tertulis dari banyak pihak, baik dari kalangan praktisi maupun institusi pendidikan (dalam dan luar negeri).

Pertanyaan No.3 :
Dengan kecanggihan aplikasi SAP ini, kesalahan seperti apa yang perlu dihindarkan ?

Jawab (wir) :
Kecanggihan dan kemudahan (user-friendly) suatu program rekayasa (misal SAP2000) merupakan daya tarik bagi pembeli (calon pemakai). Semakin baru suatu program yang di release maka umumnya semakin canggih dan mudah program tersebut dioperasikan.

Kadang-kadang karena marketer-nya hebat, pemakai dapat sangat diyakinkan bahwa program yang dibelinya adalah yang terhebat, tercanggih dan dapat bekerja secara otomatis dalam menyelesaikan suatu masalah. Itu tentunya didukung oleh contoh-contoh penyelesaian yang memang telah disiapkan oleh developer program. Sehingga pemula pada umumnya akan cenderung menuruti, percaya saja semua hasil komputer yang ditampilkan, meskipun sebenarnya tidak paham mengapa hasil tersebut bisa terjadi.

Jika demikian adanya dan terjebak menganggap bahwa program itu adalah problem-solver maka kesalahan fatal dapat mungkin terjadi. Kenapa, karena apa yang diproses oleh komputer hanyalah model struktur, apakah model struktur yang dianalisis tersebut dapat mewakili stuktur yang real atau tidak maka yang tahu hanyalah engineer untuk menentukannya dan bukan komputer. Bagaimanapun program aplikasi SAP hanyalah sekedar tool atau alat saja, sehingga mestinya apapun hasilnya harus dibawah kendali dan pemahaman sepenuhnya dari engineer yang mengoperasikannya.

Untuk memahami adanya kemungkinan kesalahan akibat pemakaian program komputer rekayasa, maka kutipan berikut dari buku manual SAP90 masih relevan dibaca, yaitu :

The most difficult phase of the analysis is assembling an appropriate model which captures the major characteristics of the behavior of the structure.

No computer program can replace the engineering judgment of an experienced engineer.

It is well said that an incapable engineer cannot do with a ton of computer output what a good engineer can do on the back of an envelope. Correct output interpretation is just as important as the preparation of a good structural model.

Pertanyaan No. 4 :
Apakah tool yang disediakan SAP2000 lebih mudah dibandingkan aplikasi lain ?

Jawab (wir) :
Mudah adalah masalah relatif, tergantung kebiasaan dan latar belakang pemakai.

Untuk program SAP2000 misalnya, CSI Berkeley termasuk sebagai developer program yang selalu tanggap akan perkembangan teknologi komputer. Saat komputer PC populer, mereka memulainya dengan versi SAP80 (under DOS berbasis teks) sekitar tahun 1976, kemudian SAP90 sekitar tahun 1989. Keduanya telah menjadi standar industri untuk perhitungan analisa struktur berbasis komputer karena kinerjanya yang memuaskan untuk menyelesaikan struktur yang besar dan kompleks.

Pada masa itu, teknologi komputer dibatasi oleh jumlah memori yang dipakai. Untuk analisa struktur yang besar (kompleks) perlu melibatkan d.o.f (degree of freedom) yang besar maka dengan jumlah memory yang terbatas tersebut : manajemen pengelolaan memory pada program adalah sangat penting. Dalam hal ini, program SAP90 dikenal tangguh karena didasarkan algoritma numerik yang terbukti handal.

Pada masa itu, fokusnya adalah dalam hal penyiapan data, yaitu menentukan model struktur dengan d.o.f yang minimalis tetapi masih representatif agar efisien dalam prosesnya dengan komputer.  Jelasnya, bahwa untuk menyiapkan input data SAP pada saat itu hanya dikerjakan oleh engineer yang terbiasa mengerjakannya, jika tidak biasa maka akan terasa melelahkan, karena data dimasukkan dalam bentuk angka-angka, jadi cenderung timbul kesalahan manusiawi akibat ketidak ketelitian pada saat pemasukan ke komputer. Bisa memasukkan data angka tanpa menghasilkan pesan-pesan error maka pada waktu itu sudah menjadi prestasi tersendiri.

Selanjutnya pada era Windows, dimana teknologi komputer berkembang lebih maju, dan permasalahan memory tidak menjadi kendala lagi, maka fokus program adalah dalam hal kemudahan pemakaiannya berdasarkan graphical interface yang baku. Lagi-lagi CSI Berkeley menanggapinya dengan cepat yaitu dengan mengeluarkan versi SAP2000.

Data geometri struktur tidak perlu dimasukkan lagi satu persatu dalam bentuk angka-angka koordinat, tetapi cukup menggambarkannya di layar dengan mouse, meskipun disana-sini masih diperlukan data-data numerik. Bagi awam, program SAP era Windows (berbasis grafik) jelas lebih mudah dibanding program SAP era DOS (berbasis teks).

Dalam perkembangannya, program SAP2000 dari versi awal sampai sekarang yang sudah mencapai versi 11, selalu konsisten mempertahankan user-interface-nya. Kalaupun ada fitur-fitur baru yang perlu ditambahkan maka proses pengerjaannya mirip dengan versi sebelumnya. Situasi tersebut jelas membantu bagi pemakai-pemakai sebelumnya untuk beralih ke versi baru secara mulus. Dengan demikian seiring dengan berjalannya waktu, terjadi juga pertambahan jumlah pemakai secara kumulatif, timbul komunitas. Adanya komunitas tersebut menimbulkan anggapan bahwa program SAP2000 adalah mudah dan familiar dibanding program lain.

Pengalaman penulis, meskipun telah menemui berbagai macam program serupa tetapi toh akhirnya kembali ke program SAP2000. Meskipun demikian itu tidak dapat menjadi bukti mutlak bahwa itu lebih mudah dibanding yang lain, itu hanyalah masalah kebiasaan saja khususnya dalam era Windows yang cenderung mirip satu dengan yang lainnya.

Pertanyaan No.5 :
Jika dibandingkan versi sebelumnya, tool apa saja yang ditambahkan pada versi terbaru ?

Jawab (wir) :
Semakin baru program maka semakin canggih, itu juga berlaku pada program aplikasi rekayasa seperti SAP2000, STAAD Pro, SANSPRO dsb. Meskipun demikian tidak berarti bahwa program versi yang lama tidak berguna lagi. Inti pokok dari program rekayasa tersebut adalah penyelesaian numerik, maka untuk kasus standar, penggunaan program versi lama maupun versi baru umumnya tidak memberikan perbedaan yang signifikan bahkan cenderung sama (konsisten).

Kalaupun ditemukan perbedaan, maka umumnya lebih ditekankan pada kemudahan cara memakainya, misalnya input data cara parametrik untuk struktur-struktur kompleks tetapi cukup populer, sehingga dengan input data yang sedikit dapat dibuat model struktur dan pembebanan yang kompleks. Dengan demikian, suatu bentuk struktur yang kompleks tetapi populer, jika dianalisis dengan program versi lama perlu waktu berjam-jam sekedar hanya menyiapkan input data, tetapi jika dipakai versi program yang baru maka cukup hanya beberapa ketukan keyboard saja dan hasilnya sama, bahkan mungkin lebih mudah diinterprestasikan karena dilengkapi fasilitas grafik manajemen data yang lebih lengkap.

Bahkan pada versi yang terbaru (release 11) telah tersedia fasilitas pemrograman dengan VBA (Visual Basic for Application) untuk mengakses dan mengontrol objek-objek data yang dihasilkan program SAP2000. Dengan demikian program lain yang mendukung VBA, misalnya MS Excel, dapat dengan mudah berbagi data dan kontrol dengan program SAP2000. Jadi keinginan untuk melakukan otomatisasi berbasis komputer akan semakin mudah terwujudkan sesuai dengan keinginan individu masing-masing.

Sedangkan untuk analisis struktur non-standar atau advance structural analysis maka developer program umumnya berlomba-lomba mengadopsi hasil perkembangan riset terkini yang lagi trend sebagai bagian strategi marketingnya agar ada sesuatu yang baru yang dapat diunggulkan. Tetapi jelas, bahwa untuk memahami dengan baik opsi-opsi tersebut maka hanya pemakai yang sadar dan mempunyai latar belakang ilmu yang mendukung yang dapat memanfaatkannya.

Dengan demikian untuk pekerjaan-pekerjaan perencanaan yang rutin dan tradisional maka tidak semua fasilitas terbaru yang disertakan pada program tersebut akan dapat bermanfaat. Sebagai gambaran, opsi analisis non-standar atau advance structural analysis pada program SAP2000 release 11 adalah sebagai berikut :

  • API Simplified Fatigue Analysis
  • Base Isolators
  • Dynamic Effects of Moving Loads
  • Fiber Hinges
  • Frequency Domain Analysis – Power Spectral Density
  • Gap Object for Structural Pounding
  • Joint Constraints including Rigid Bodies and Diaphragms
  • Layered Shell Element
  • Multiple Solvers for Analysis Optimization
  • Nonlinear Static Pushover Analysis
  • Non linear Time History – Wilson FNA, Direct Integration Methods (A)
  • P-Delta Analysis
  • Post Tensioning in Frame, Area and Solid Objects
  • Relaxation & Anchorage Slip Losses in Tendons
  • Segmental Construction Analysis
  • Time Dependent Concrete Creep & Shrinkage Effects
  • Time History with Wilson FNA or Direct Integration Methods
  • Time History Analysis, including Multiple Base Excitiation
  • Viscous Dampers

Pertanyaan No.6 :
Dengan menggunakan ‘metode element hingga’. Apa keunggulan yang dimiliki SAP2000  jika dibandingkan aplikasi yang tidak menggunakan ‘metode element hingga’ ?

Jawab (wir) :
Metode element hingga atau finite element method atau finite element analysis adalah metode penyelesaian numerik yang paling banyak dipakai untuk pembuatan program aplikasi rekayasa.

Hal tersebut diakibatkan karena metode ini mempunyai keunggulan dibandingkan metode yang lain, yaitu :

  • Dapat digunakan untuk penyelesaian banyak kasus-kasus rekayasa, misalnya pada permasalahan perpindahan kalor (heat transfer), analisa tegangan (stress analysis), medan magnet (magnetic fields) dan sebagainya.

  • Tidak ada pembatasan geometri, bentuk bisa bermacam jenis, jadi metode ini sangat cocok untuk penyelesaian masalah dengan bentuk geometri yang kompleks (rumit), yang mungkin juga terdiri dari berbagai kombinasi material maupun boundary condition (perletakan).

  • Meskipun dasarnya adalah metode pendekatan (approximation), tetapi dapat dengan mudah ditingkatkan ketelitiannya yaitu dengan membagi problem menjadi pias-pias (diskritisasi) yang lebih halus. Konsekuensi memakai pias yang halus hanyalah diperlukannya komputer yang lebih bertenaga. Padahal seperti sekarang ini harga komputer relatif tetap tetapi kinerjanya telah meningkat dengan cepat.

Pertanyaan No.7 :
Perhitungan apa saja yang dapat dilakukan engineer menggunakan aplikasi SAP ini ?

Jawab (wir) :
Option analisis yang dapat dimanfaatkan dalam program SAP2000 adalah sangat lengkap khususnya bagi perencanaan dan desain struktur pada bangunan teknik sipil.

Tergantung dari respons struktur apa yang perlu ditinjau atau dicari, misalnya :

  • Apakah pembebanan yang bekerja pada struktur tersebut merupakan fungsi waktu, jika ya, maka dapat dilakukan analisa dinamik pada struktur tersebut. Jika tidak dipengaruhi waktu maka cukup dilakukan analisis statik biasa saja. Pada analisa dinamik maka massa bangunan / struktur memegang peran penting dan tidak hanya faktor kekakuan bangunan itu sendiri.

  • Seberapa jauh respons analisis yang dikehendaki, untuk desain pada umumnya dapat dipenuhi dengan analisis elastik-linier, sedangkan untuk melihat perilaku struktur pada kondisi batas maka diperlukan analisis non-linier. Keduanya tersedia, bahkan pada versi terakhir analisis non-linier yang tersedia cukup lengkap, yaitu untuk non-linier geometri mencakup pada large deformation analysis. Untuk analisa non-linier terhadap gempa tersedia juga push-over analysis yang diperlukan pada perencanaan bangunan tahan gempa yang menganut falsafah kinerja (performance based design).

  • Bentuk geometri pemodelan, mulai dari model satu dimensi (element Frame), model dua dimensi (element Shell dan element Asolid) dan model tiga dimensi (element Solid). Selain itu juga tersedia element-element lain untuk mendukung analisis non-linier (element Link).

  • Tersedia opsi perhitungan perencanaan bangunan jembatan (Bridge Design Module).

  • Tersedia opsi untuk melihat pengaruh dari tahapan pelaksanaan konstruksi (Staged Construction Module).

  • Tersedia opsi analisis bangunan-bangunan di lepas pantai (Offshore / Wave Module)

Pertanyaan No. 8
Dalam sebuah perhitungan struktur yang kompleks, konfigurasi apa saja yang dapat dilakukan oleh SAP2000 ?

Jawab (wir) :
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bahwa metode yang digunakan pada SAP2000 adalah ‘metode elemen hingga’ oleh karena itu konfigurasi struktur apa saja pada prinsipnya dapat diselesaikan dengan bantuan program tersebut. Tentunya tergantung juga dari insinyur pemakainya, bagaimanapun program hanyalah tool atau alat saja, kinerja sesungguhnya tergantung yang memakainya.

Tetapi mengutip kata-kata promosinya di http://www.csiberkeley.com maka pernyataan berikut tentang program SAP2000 adalah benar adanya :

SAP2000 is for everyone! SAP2000 is for every project!

From a simple small 2D static frame analysis to a large complex 3D nonlinear dynamic analysis, SAP2000 is the answer to all structural analysis and design needs.

Meskipun demikian menurut pendapat penulis, pemakaian program SAP2000 unggul untuk bentuk struktur-struktur yang umum sifatnya, misalnya struktur rangka baja pada atap yang bentuknya arsitektural, jembatan, konstruksi tangga melayang dan struktur-struktur lain semacamnya. Tetapi jika digunakan pada struktur yang spesifik, misalnya struktur bangunan gedung tinggi, dimana kolomnya selalu vertikal dan menerus dari lantai bawah sampai ke atas dan dimana baloknya umumnya menyatu dengan lantai maka program ETABS yang developernya sama, akan terasa lebih praktis cara pemakaiannya. Juga untuk perencanaan pelat lantai beton bertulang, jika digunakan program SAFE maka akan terlihat lebih praktis (mudah) meskipun SAP2000 juga bisa.

Jadi program SAP2000 adalah program analisa stuktur yang serba bisa, tetapi belum tentu serba praktis dan serba mudah. Jika kepraktisan dan kemudahan untuk struktur-struktur tertentu maka program ETABS atau SAFE perlu juga dipertimbangkan.

Itu pula yang mendorong mengapa dipilih program SAP2000 dan bukan yang lainnya untuk dituliskan dalam bentuk buku serta dijadikan materi pembelajaran khususnya di Jurusan Teknik Sipil UPH. Harapannya, jika program SAP2000 saja dapat dikuasai maka penguasaan program-program lainnya akan dapat lebih mudah.

Pertanyaan No. 9. Tolong berikan contoh perhitungan struktur kompleks tersebut, besar harapan kami bapak juga dapat memberikan sebuah gambar pendukung dari contoh perhitungan struktur yang berformat JPEG, ataupun format gambar sejenisnya.

Jawab (wir) :
Apa yang disebut perhitungan struktur yang kompleks pada masa dulu, belum tentu masih berlaku pada masa sekarang ini, yaitu dengan tersedianya program komputer rekayasa yang canggih.

Program SAP2000 yang terbaru saat ini, yaitu release 11 menyediakan apa yang disebut sebagai parametrik input data, yaitu khususnya untuk struktur-struktur yang sering dijumpai. Jadi meskipun sangat rumit bentuknya, tetapi cukup sering ditemui maka jika disiapkan option parametrik maka cara pembuatannya akan sangat mudah dan cepat.

Sebagai gambaran akan disajikan perhitungan struktur cangkang menara tangki air dengan  memanfaatkan fasilitas parametrik input data dan hasilnya sbb :


Gambar 1. Fasilitas Input Data Cara Parametrik Struktur Water Tower


Gambar 2. Tampilan Hasil  Analisis Dinamik Struktur Water Tower

Jadi dengan memanfaatkan program komputer yang canggih seperti SAP2000 tersebut maka masalah yang dahulu dianggap rumit (kompleks) sekarang menjadi hal yang biasa dan bahkan sangat mudah dan cepat. Kondisi itu tentu saja akan membantu insinyur untuk meningkatkan kreativitasnya sehingga dihasilkan rancangan yang selain kuat dan kaku tetapi juga dapat memenuhi unsur-unsur ekonomis, indah dan sebagainya.

11 thoughts on “wawancara tertulis di Majalah Proyeksi

  1. Waduh Pak Wir, Bapak benar2 seorang teladan buat saya. Saya sangat bangga bisa mengenal dan memiliki seorang dosen seperti Bapak.

    Saya banyak belajar dari Bapak, selain dari materi kuliah, blogging, bahkan juga menulis…

    Saat ini saya sedang belajar menulis dan ikut membantu dalam sebuah penerbit buku rohani…

    Sukses terus Pak Wir !!!! ^^

    :b Mike

    Suka

    • bisa……. saya sangat suka dengan pelajaran ipa jadi saya telah memehami tentang isi buku ipa…….. apapun karena itu adalah nkegemaran saya dan itu menembah wawasan untuk saya…. hi……

      Suka

  2. pak tolong berikan penjelasan tentang bagaiman cara menentukan bahwa struktur cangkang menara tanki air dapat kokoh dan dapat direalisasikan dengan baik.

    Wir’s comments : dari persyaratan strength and stiffness-nya, misal tegangan-tegangan yang timbul pada cangkang memenuhi syarat-syarat perencanaan penampang tersebut. Kalau penampang beton maka jika ada tegangan tarik maka perlu diberi tulangan, jika penampangnya baja maka perhatikan tekuk bila ada gaya-gaya tekan yang besar dll.

    Suka

  3. Saya adalah mahasiswa Teknik Sipil Universitas Islam Riau. Saya lihat Pengetahuan bapak di dalam bidang konstruksi sudah dalam sekali apalagi ditambah dengan pengalaman-pengalaman langsung dari hasil proyek-proyek konstruksi itu sendiri yang bapak handle.

    Besar harapan saya kepada bapak untuk dapat membagi-bagi ilmu bapak melalui dunia maya ini atau pun dengan cara-cara tersendiri menurut bapak agar ilmu -ilmu yang bapak punya dapat kami rasakan juga.

    Oh ya kapan-kapan kami harapkan juga kepada bapak untuk dapat mengisi kuliah umum di universitas kami ini. sekian dari saya

    Wassalam Wr. Wb..
    dari Navolino.

    Suka

  4. Ping balik: workshop SAP2000 - detail « The works of Wiryanto Dewobroto

  5. pak wir memang nomor satu, sayang pak wir saya bukan mahasiswa bapak, karena keterbatasan biaya saya hanya bisa menimba ilmu didaerah, saya ingin maju saya ingin mengerti, tapi tetap saja fasilitas gak ada

    Suka

  6. Ping balik: perlunya berprestasi « The works of Wiryanto Dewobroto

  7. Salam kenal

    Pak wir, kalo di SAP bagaimana caranya menginput beban pada plat, yang nanti tersebar atau di tributari secara otomatis ke Balok2 yang ada disekitarnya dan didalamnya, seperti yang bisa dilakukan oleh Etabs??

    mohon petunjuknya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s