karyawan yang dipertahankan perusahaan


Pulang kerja sore dari Lippo Karawaci (Tangerang) sampai Taman Galaxi (Bekasi) merupakan suatu ‘kenikmatan’ tersendiri, bayangin jaraknya sekitar 55 km, jadi PP-nya sekitar 110 km. Temen-temen di daerah mungkin nggak kebayang. Yah itulah Jakarta, kota Metropolitan, jangan lihat jaraknya tapi lihat waktu perjalanannya. Sekarang lumayan pulang sampai rumah sekitar pk 17.00, dulu waktu jadi engineer (di konsultan), rata-rata pulang pk 20.00. Jaraknya sih separonya. Pilih mana ?

Dalam perjalanan pulang selalu tune ke radio Smart FM, isinya menarik. Ini mungkin salah satu ‘kenikmatan’ yang dapat diperoleh setiap sore. Sore ini pada salah satu session, radio Smart FM menampilkan pembicara James Gwee. Beliau membahas  tentang “karyawan di abad 21“, sbb :

Perusahaan pada abad 21 menghadapi persaingan ketat, jika tidak mampu bersaing akan mudah terlibas oleh keberadaan perusahaan yang baru yang tumbuh menjamur. Kondisi tersebut meningkatkan resiko terjadinya PHK bagi karyawan.

Apa yang harus dilakukan karyawan agar terhindar dari PHK .

James Gwee menjelaskan bahwa karyawan pada abad 21 berbeda dengan era sebelumnya, jika sebelumnya loyalitas pada perusahaan memungkinkan karyawan menumpang hidup pada perusahaan tersebut tetapi sekarang loyalitas saja tidak cukup.

Perusahaan pada abad 21 ini cenderung untuk tidak menilai karyawan dari apa yang telah dikerjakan, atau sedang dikerjakan tetapi apa yang dapat dikerjakan nanti. Jadi potensi dari karyawan menjadi sentral penilaian. Meskipun anda loyal, tetapi statis tidak berpotensi sesuai dengan harapan perusahaan maka kemungkinan besar jika ada perampingan maka anda akan masuk daftar tersebut.

Salah satu strategi agar dapat menjadi karyawan yang berpotensi adalah keinginan kuat untuk selalu belajar (long life learning), kreatif dan dinamis. Yang penting juga adalah anda harus berani berbeda (tentu yang positip) artinya anda harus istimewa, lain dari yang lain, istilah jawa : ojo ombyokan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s