Eurocode 3: Design of steel structures


** free books **

This publication comprises the English language version of ENV 1993-1-1:1992 Eurocode 3: Design of Steel Structures — Part 1.1: General rules and rules for buildings, as published by the European Committee for Standardization (CEN), plus the National Application Document (NAD) to be used with the ENV on the design of buildings to be constructed in the United Kingdom (UK).

Summary of pages : This document comprises a front cover, an inside front cover, pages i to xxii, the ENV title page, pages 2 to 270, an inside back cover and a back cover.

Introduction : This National Application Document (NAD) has been prepared under the direction of the Technical Sector Board for Building and Civil Engineering. It has been developed from:

  • a textual examination of ENV 1993-1-1:1992;
  • a parametric calibration against BS 5950, supporting standards and test data;
  • trial calculations.

Scope : This NAD provides information to enable ENV 1993-1-1:1992 (EC3-1.1) to be used for the design of buildings to be constructed in the UK.

The book consist of 292 pages. Download ( PDF  5,482 kb )

49 thoughts on “Eurocode 3: Design of steel structures

  1. Terimakasih banyak Pak Wir sharing Eurocode 3-nya…
    web site Pak Wir sangat membangun saya
    Sekali lagi .. thanks a lot
    Tuhan memberkati

    Suka

  2. Hello Wiryanto.

    We are currently working on the design of a Mounded LPG Storage Vessel based on EEMUA 190 guidelines. We need to urgently refer to Eurocode 3 Part 1.3 & Part 1.5.

    Please let me know if you are aware of a location from where these documents could be downloaded as we are pressed for time and need to close out our design work asap. Would be grateful for your assistance.

    Anand

    Suka

  3. Hello Anand,

    Ok dont worry, just down-load from this website as shown below:

    Eurocode 3 : Design of steel structures
    Part 1.5 : Plated structural elements

    draft June 2004 version ( down-load PDF 381 kb )
    draft Dec 2004 version ( down-load PDF 371 kb )

    Eurocode 3 : Design of steel structures
    Part 1.3 :General rules — Supplementary rules for cold formed thin gauge members and sheeting

    the size of PDF file is too big (11,460 kb) so I split it to be five (5) files as follow
    Euro.1 size 2,930 kb ( down-load #1/5 )
    Euro.2 size 2,930 kb ( down-load #2/5 )
    Euro.3 size 2,930 kb ( down-load #3/5 )
    Euro.4 size 2,491 kb ( down-load #4/5 )
    Euro.bat size 1 kb ( down-load #5/5 ) finish and run this file

    After you down-load all of the files, please run Euro.bat, if succesfull you will find a new file Euro.pdf size 11,280 kb will be created. It is the document you are looking for.

    Suka

  4. Shaloom Pak Wir

    Salam kenal, saya mahasiswa Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

    Senang sekali bisa menemukan situs ini.

    Pak Wir, punya soft copy AISC design guide tentang sambungan dan lantai komposit ? Saya sedang menyelesaikan skripsi tentang perencanaannya.

    Oh ya, ada situs e-library menarik ni: http://scholar.lib.vt.edu/ isinya thesis dan dissertasi elektronik dari Virginia Tech, bisa didownload gratis.

    Terima kasih, untuk bantuan bapak, Semoga TUHAN memberkati, Amin.

    Suka

  5. Salam kenal juga Sam.

    Bagaimana, buku saya nyampai sana nggak. Beli ya, biar bisa bersaing dengan teman-teman mahasiswa di Jawa.

    AISC design guide yang saya punya baru ini : https://wiryanto.wordpress.com/2007/04/20/aisc-steel-design-guide-series/
    Itupun karena di kasih. Pokoknya kalau ada, ya akan saya bagi-bagikan, biar pada pintar semua. Kalau kita-kita semua pada pintar di bidang struktur maka kejadian seperti di yogya dimana banyak rumah pada roboh oleh gempa sedang seperti itu khan jadi nggak ada. Sehingga akhirnya kesejahteraan rakyat dapat meningkat. Gitu lho.

    Terima kasih atas situsnya, semoga berguna untuk teman-teman yang lain.

    Suka

  6. Pak Wir,
    Masih di Eurocode 3 …,
    saat ini saya sedang mencoba membuat perbandingan Result Desain Jembatan Rangka dengan code AASHTO vs Eurocode 3. (Selama ini saya menggunakan AASHTO Highway Bridges dan BMS’92 sebagai referensi desain jembatan).
    Dari beberapa artikel Eurocode Pak Wir saya belum temukan ‘Part 2’ (EN 1993-2 : Desain of steel structure – BRIDGES)

    Mohon bantuan Pak Wir lagi :))

    Terima kasih, untuk bantuan bapak, Semoga TUHAN memberkati, Amin.

    Suka

  7. Pak apa kabar………….???

    Makasih Eurocode 3 nya……kalo eurocode..utk marine and silo or tanks ada nggak….!!!

    Suka

  8. Ah kamu Rus, alumni jurusan teknik sipil UPH.

    Cerita-cerita dulu lha, kabar kamu. Yah, sharing gitu, gimana kamu sekarang, udah kerja di mana lagi. Kalau nggak salah sekarang udah nggak di Kajima lagi ya. Kemana ?

    Juga cerita strategi kamu, bagaimana bisa sukses seperti sekarang ini.

    Sharing ke adik-adik kelasmu, biar mereka semakin PD kuliah di Jurusan Teknik Sipil UPH. Atau ada masukan-masukan positip ke almamatermu. Bagaimana dunia luar menanggapi lulusan uph gitu.

    Suka

  9. saya baik-baik..en sekarang kerja di konsultan asing “Connel Wagner”..

    Konsultan ini bergerak di bidang material handling untuk batu bara… saya sekarang jadi structure engineer yang job desknya.. mendesain struktur untuk tranportasi batu bara dari sumber sampai ke kapal.. Untuk di bawah !!…strukturnya berupa silo, dermaga, conveyor, surge bin, transfer tower etc..yang umumnya berhubungan dengan struktur baja ….

    Kalo strateginya bisa menjadi engineer.. mencoba berkompetitif dan belajar terus dengan orang yang lebih pandai dan berpengalaman. UPH khususnya sipil selama 4.5 tahun saya disana… memberikan knowledge bagaimana menjadi seorang engineer yang baik…….apalagi ilmu mekanika struktur en tanah, struktur beton en baja… pokoknya bagus…….. Yang saya tau untuk alumni sipil UPH, dunia luar menganggapnya positif… karena ada beberapa teman-teman dan kakak kelas yang kerja di beberapa perusahaan asing dan lokal…

    Intinya UPH dapat bersaing dengan Universitas-Universitas TOP yang ada di Indonesia ……………..

    Buat adik kelas yang mau dan sedang menempuh pendidikan di teknik sipil UPH… kalo ingin sungguh-sungguh terjun di dunia teknik sipil jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan utk belajar di UPH………

    “Kualitasnya dapat bersaing dengan Universitas-universitas yang telah terkenal di Indonesia”….

    Suka

  10. Terima kasih Rustama, Eurocode-nya nanti tak cariin ya.

    Itulah profil alumni Jurusan Teknik Sipil UPH angkatan 2001, yang pendidikan dasar, menengah sampai SMA-nya dihabiskan di Irian Jaya (nun jauh di timur Indonesia sana).

    Selama 4.5 tahun menempuh pendidikan tinggi S1 di Jurusan Teknik Sipil UPH, sdr Rustama mampu menyerap aura positip pendidikan kami dan dapat mengalami transformasi pola pikir dan pengetahuan yang berguna sehingga dapat menjadi civil engineer seperti sekarang ini.

    Catatan : sebelum di perusahaan tersebut, sdr. Rustama telah bekerja di Kajima Design Jakarta, juga sebagai structural engineer.

    Ini ada beberapa profil alumni UPH yang sukses bekerja sebagai engineer di Dubai, silahkan klik berikut: https://wiryanto.wordpress.com/2007/03/02/from-uph-civil-engineers-alumni-dubai/

    Suka

  11. Dear Wiryanto,
    I am urgently in need of the latest revision of Eurocodes 1993-2 and
    1991-2 pls let me know from where I can get them.

    Thanks in advance.

    A D Pandey

    Suka

  12. Salam kenal Pak Wiryanto, saya staff dosen baru di ITB.

    Beberapa codes dari situs ini sangat bermanfaat buat para praktisi. Saya jg sempat lihat pengumuman conference di UPH tapi sayang dateline call for paper sudah tutup, saya tertarik utk submit.

    Ivindra

    Suka

  13. **A.D. Pandey**
    I do not find the title similar to your letter (Eurocodes 1993-2 and 1991-2 ), please write again the complete title of document, you looking for. I hope, I can find it in our digital collection.

    **Irvinda Pane**
    Salam kenal juga mas Pane, saya dengan orang-orang ITB cukup terbiasa, yaitu dengan Prof. Wiratman , pak Steffie Tumilar juga dengan Prof. Harianto yaitu dulu sewaktu di konsultan struktur juga sekarang di UPH. Bahkan dalam pembimbingan S3 ini promotor saya juga orang ITB yaitu Prof Sahari, juga mendapat pembimbingan dari Dr. Iswandi dan Dr. Muslinang.
    Mas Pane di bidang apa nih, struktur juga ya.

    Best regards

    Suka

  14. Dear Wiryanto,
    The Eurocodes are as follows :-
    EN 1991-2 ( Eurocode 1 Action on structures Part 2 General actions – Traffic loads on bridges)
    EN 1993-2 ( Eurocode 3 Design of steel structures Part 2 Steel Bridges)

    and thank you so much for a prompt reply.

    Regards

    A D Pandey

    Suka

  15. Pak Wiryanto,
    Saya di bidang struktur dan bahan, terutama untuk concrete, composites, dan smart materials. Saya kenal dengan Pak Iswandi dan Muslinang dan Profs. Sahari atau Wiratman. Yang lain tentu saya pernah dengar. Saya baru akan ngajar Juli ini. Boleh tau topik S3nya apa?

    Blog sejenis baiknya dikembangkan juga untuk bidang2 lain dan saya sangat tertarik membantu. Saya liat pembacanya jg dari macam2 background.

    Salam,
    Ivindra

    Suka

  16. **Mas Pane,**
    O struktur juga ya, wah pasti suatu saat kita akan ketemu, salam kenal, jangan lupa kalau ketemu di darat ya.

    Bidang riset saya sistem sambungan baru baja cold-formed memakai baut mutu tinggi. Saat ini saya sedang dalam tahap simulasi numerik, sedang nyoba dengan Abaqus dan mungkin juga Ansys, yaitu untuk menyelediki kondisi batasnya (pasca leleh).

    Kalau mas Pane, dari Michigan ya S3-nya, kayaknya cukup banyak juga penelitiannya dengan f.e.a, pakai apa mas ?

    **AD Pandey**
    I only have one document EN 1991-2 (Eurocode 1: Actions on structures – Part 2: Traffic loads on bridges) – down-load 3,812 kb

    If you find the another document, would you please sharing to this blog.

    Suka

  17. Mas Wiryanto,

    Saya pernah pake macam2 FE codes: abaqus, ansys, patran, hypermesh, dll untuk riset. Tapi terus terang lebih puas kalo bisa nulis FE code sendiri (pake matlab atau fortran/C).

    UPH punya FE code apa aja dan mahal nggak lisensinya? Kalo biasa dengan Abaqus yg paling menarik adalah implementasi constitutive model sendiri (spt damage model dll) pake UMAT atau subroutine lainnya.

    Mas, dalam stage pasca leleh mungkin lebih menarik kalo disertai plastic damage. Jadi bisa tau ultimate load saat baut akan putus.

    Vindra

    Suka

  18. Wah FE saya nggak ber-lisensi mas, kalau di ITB yang berlisensi FE-nya apa mas.

    Tempo hari UNPAR punya Adina yang berlisensi, yaitu versi 8.2, tetapi kelihatannya kalah canggih dengan Abaqus dan Ansys jadi saya mencoba ke situ. Bila berhasil baru mengajukan anggaran ke universitas. Kemarin waktu cari info ke developernya untuk Abaqus yaitu sekitar 2000-3000 USD per tahunnya. Jadi ya mentok dulu, tunggu menguasainya dulu.

    Ini nyoba pasca runtuh untuk balok tinggi pakai Abaqus, koq kelihatannya lebih susah ya dibanding waktu itu pernah pakai Adina. Datanya lebih ribet ya, telah dicoba sih, tapi pada beban keci udah fail iterasinya.

    Dulu waktu pakai Adina, mencoba simulasi dengan data eksperimentalnya prof. Vecchio cukup baik, kurvanya bisa mendekati dan kuat ultimatenya ya bisa dianggap sama.

    O ya saya pakai model material pakai concrete-smeared-cracking, lalu untuk simulasi interaksi beton-tulangan saya pakai prinsip tension-stiffening. Nggak langsung sih, tapi menurut manual katanya bisa. O ya, tulangannya tidak dimodelkan khusus tetapi pakai data rebar pada element membran. Ini beda dengan waktu pakai Adina, waktu itu pakai element truss (element satu dimensi).

    Punya pengalaman serupa mas ?

    Suka

  19. Mas,

    Yg saya tau di sipil ITB nggak ada yg sanggup bayar lisensi semahal itu. Gimana bisa dapetin Abaqus dan Ansys free? saya tertarik juga. Kalo Adina saya nggak ada pengalaman. Dulu banget saya pernah coba model concrete dgn smear crack dan tension stiffening di Abaqus, cuma modifikasi dari example problemnya Abaqus, jalan aja sih. Memang tulangan tidak dimodel explicit.

    Saya kira Mas sedang model perilaku duktil dari baut? O iya, kalo tertarik dgn model2 beton Group Vecchio atau Bentz punya software2 yg mereka bikin sendiri di Univ. Toronto, coba cek http://www.civ.utoronto.ca/vector atau http://www.ecf.utoronto.ca/~bentz/.

    Vindra

    Suka

  20. Memang belum ke baut sih, ini nyelesaiin makalah untuk EACEF yang di UPH itu. Makalahnya sendiri udah selesai yaitu membahas balok transfer di proyek Casablanca, caranya pakai metode strut-and-tie model. Maunya sih mau dibandingin dengan analisa non-linier keruntuhan dengan ABAQUS. Jalan sih jalan, hanya lagi pusing belum separo beban ultimate yang dipredict dengan s.t.m eh tahunya udah fail, step-nya nggak terus.

    Waktu saya mbahas pakai Adina dulu, sempat konsultasi dengan pak Iswandi. Pemodelan dengan Adina kayaknya lancar-lancar aja, ini mungkin parameter di Abaqus lebih banyak sehingga perlu dipelajari dulu trik-trik-nya.

    O ya, saya punya Abaqus dan Ansys dari m2m, jakarta. Di bandung juga ada koq, yaitu di bec. Hanya kalau di m2m diajarin caranya nginstall, relatif ribet caranya. Pertama kali dulu sih nggak jalan. Lumayan, udah diverifikasi nggak error. Ini sedang dipahami pelan-pelan. Manualnya seabrek, ini lagi nunggu nyetaknya satu-satu.

    Selama ini saya jarang nemuin teman-teman di sini, khususnya struktur yang pakai software2 itu untuk analisis pasca runtuh. Kalaupun ada paling solid 3d elastik.

    Ini mas Pane lagi riset apa, o ya besok mulai juli ngajar materi apa. Kalau struktur beton khan selama ini dipegang oleh pak iswandi ya.

    Suka

  21. Mas,
    Iya pasca leleh/yield itu emang menarik. Ukt concrete yg saya tau Pak Iswandi pernah riset mengenai constitutive modelling, utk baja saya rasa lebih simple (i.e. banyak yg tau). Pasca runtuh/softening lebih sulit lg, umumnya terjadi bakal ada masalah convergence dan mesh sensitivity. Ini belum kalo dibarengi deformasi yg besar.

    Saya belum tau akan ngajar apa, akan koordinasi dgn Pak Iswandi krn dia ketua KK struktur. Sekarang saya masih di Univ. Cambridge, riset dengan Prof. Fleck tentang ferroelectric/piezoelectric dan memory alloys.

    Vindra

    Suka

  22. Iya, pemodelan balok tinggi dengan Abaqus masih jalan, belum berhasil. Lagi belajar lagi.

    Kemarin Sabtu ketemu pak Iswandi, nguji di Unpar. Ada oleh-oleh dari Cambridge nggak mas, ya literatur digital gitu, biar temen-temen ikut mendapat berkatnya.

    Suka

  23. Syaloom Mas Wir,

    Mas Wir, tempat sedang merencanakan untuk bikin pabrik, dimana saya bisa dapat software untuk menganalisis (statik/dinamik) dan mendisain blok pondasi mesin (steam turbine generator) dll, kalo Mas Wir punya software nya
    tolong sharing dong. Thanks ya
    Tuhan Memberkati.

    Suka

  24. Untuk perhitungan blok pondasi kalau tidak salah khan ada di bukunya Bowles khan.

    Untuk sistem pondasi yang rumit, terus terang saya belum punya pengalaman. Paling-paling pondasi generator biasa, prinsipnya khan blok pondasinya harus mempunyai massa atau berat yang lebih dari generatornya tersebut. Jika lebih teliti khan dapat dilakukan analisa dinamik yang mengetahui waktur getar alami dan frekuensi alami pondas, yang mana harus diatur jangan sampai beresonansi dengan frekuensi yang dihasilkan oleh generator tersebut, shg tidak terjadi perkuatan.

    Kalau hanya menghitung seperti itu khan pakai program SAP2000 udah bisa, dimana faktor yang menentukan hanya massa dan kekakuan struktur.

    Yang susah khan mencari interaksinya dengan tanah. Dalam praktek dulu, saya selalu sarankan pakai ijuk dibawah dan samping pondasi tersebut, jadi untuk getaran bisa isolasi. Itu jika shallow foundation. Tapi kalau tiang pancang atau bor, ya udah efek getaran dianggap memperbesar reaksi, jadi beban rencana ditingkatkan dengan faktor tertentu. Mungkin itu terlalu konservatif ya. Tetapi, selama itu lancar-lancar aja koq.

    G.B.U

    Suka

  25. Mas Jovi,

    Pengalaman saya selama ini dalam merencanakan Block pondasi mesin, merefer pada bukunya suryes arya, george pincus serta michael o’neil ” Design of structure and foundation for vibrating machines”, berikut saya kutipkan rule of thumb for trial sizing :

    Refer to design of structure and foundation for vibrating machines, by Suresh Arya, Michael O’Neil
    and George Pincus, 1981 (Section 3: Development information, Trial Sizing, and design checklist,
    page 49).

    The following item apply to block type foundation resisting on soil :
    a. The mass of foundation for reciprocating mechine should have a mass of 2.5 to 4 times the
    mass of the supported machine. (See section : 4.3 Load Calculation)
    Conclusion :

    Weight Ratio = Foundation Weight = 125,86 = 2,948922212 ok
    Compressor Weight 42,68

    b. Top block of foundation is usually kept 1 ft (305 mm) above the finished floorwater or pavement
    elevation to preven damage from surface run off.

    c. Vertical thickness of the block should not be less than 2 ft (607 mm), or as dictated by the
    length of anchor bolt used. The thicness is seldom less than one fifth the least dimension or one
    tenth the largest dimension.

    Foundation thickness = 1000 mm > 2 ft (607 mm) OK!!
    > 1/5 foundation width (1/5) x 4600 920 mm
    > 1/10 foundation length (1/10) x 11400 1140 mm

    d. The width should be at least 1 – 1.5 times the vertical distance from the base to the machine
    centerline (hc’)

    The width of foundation = 4600 mm > 1 – 1.5 hc’
    > 1 – 1.5 x 1.6129 mm
    > 1.613 – 2.419 OK

    c. The plan area should be availbale to support the machine plus 1 ft clearance from edges of the
    machine base to the edges the block for maintenance purposes

    The top of foundation (c1) = 300 mm, 1 ft – clearance for maintenance purposes is
    unnecessary needed.. OK!

    d. CG Compressor should concides with CG foundation. The combined CG should concide with the
    center resistance of the soil. (See section : 4.2 Center of grafity calculation)
    Conclusion
    Minimum Eccentricity ratio allowed = 5%
    Eccentricity of CG machine and CG foundation

    Eccentricity : Ratio :
    Ex = 0 x-dir = 0

    Suka

  26. Dear Wiryanto,

    In case I can help with any book on structural dynamics, soil dynamics or earthquake engineering please let me know.

    Thank you for your help.
    Regards.

    A D Pandey

    Suka

  27. Dear Wiryanto,
    I am looking for STAAD Pro courseware by Munir Hamad. Could you help?
    Thanks and regards.

    A D Pandey

    Suka

  28. This month, too much people down-load to this site. Our free storage http://www.box.net is out of bandwith quota.

    Please come again to the next month. If it is still happend, may be I should move my storage to somewhere else. Do you have any idea ?

    Suka

  29. pak wir, saya mendapat permintaan dari kawan untuk membantunya dalam pengerjaan pembuatan fondasi untuk generator. apakah anda bisa membantu saya untuk menjelaskan sedikit tentang teori pondasi untuk mesin yang bergetar. dan beberapa buku yang bisa menjadi acuan.thanks

    Wir’s comments : Saya kira buku karangan Bowles dapat menjadi pengantar untuk mempelajari sistem pondasi yang dimaksud. Juga baca brosur dari generator tersebut mengenai cara pemasangannya, ikuti rekomedasi pabrik.

    Suka

  30. salam sejahtera……..
    pa wir yang baik hati saya mahasiswa teknik sipil universitas pakuan bogor…….
    pa wir tolong dimuat proses pengujian sluptest dong….soalnya pada setiap mahasiswa yang sidang kerja praktek (KP) pada bidang struktur pertanyaan wajibnya tentang proses pengujian slumptest tolong ya sekalian foto-fotonya biar jelas dan mudah dipahami………….
    ngomong-ngomong kenal sama pa irwan ga pa
    dia dosen uph juga,salahsatu dosen bermutu di universitas kami pada bidang struktur baja,tapi sekarang dia sedang keluar negeri meneruskan kuliah S3-nya…….

    Wir’s responds :
    slump-test maksudnya. Ya itu memang pertanyaan paling mudah ke mahasiswa waktu kerja praktek. Apa sampai perlu dibuat artikel, coba kamu lihat artikel saya tentang laporan penelitian balok tinggi di Puskim. Kayaknya ada lho fotonya.

    Tentang pak Irwan, ya kenal dong. Beliau seorang engineer, pengusaha yang punya hobby ngajar. Jadi kalau ngajarnya enak dan bermutu ya jelas dong. KUM beliau untuk profesor sdh cukup, tinggal persyaratan doktor, jadinya beliau ngambil S3 lagi. Hebat itu pak Irwan. Bersyukurlah anda-anda di sana diberi pelajaran oleh beliau. O ya, saya dan beliau sebelum berangkat sekolah S3, bersama-sama menyusun silabus struktur baja yang terbaru di UPH yaitu memakai LRFD berbasis AISC. Apa itu juga sudah di ajarkan di Pakuan ?

    Suka

  31. Salam kenal Pa’ wir,

    Saya ingin tahu mengenai dasar-dasar pemodelan struktur conveyor.
    Kiranya Pak Wir bisa membantu dan buku-buku referensinya.

    Terima kasih.

    Suka

  32. Salam Kenal Pak Wir,
    Saya tertarik utk kenal dengan mas Rustama. Bisa saya minta alamat e-mailnya/sukur2 ada no.kontaknya ? Kebetulan sedang nangani project yg sama.
    dan mumpung sedang berkunjung di situsnya Pak Wir, saya mau tanya, perhitungan conveyor utk struktur di lepas pantai (coal transportation handling) menggunakan code apa ya ?

    Terima Kasih

    Suka

  33. Pa Wir…ini Gerd dari malaysia…ada masalah sikit. ada tak contoh2 pengiraan untuk rekabentuk Steel Truss..? dan juga analisis..sebab kalau berpandukan Eurocode sahaja tidak cukup…sukar untuk difahami. skarang saya menggunakan eurocode 3 En 1993:1-1 2005…apa bezanya dengan ENV yang pa upload kan dulu..saya tak dapat download..band width dah habis..

    Wir’s responds:
    Sorry Gerd, baru bisa membalas sekarang.

    Kita di sini (Jakarta) tidak familiar dengan Eurocode, yang saya ajarkan di kelas saya lebih banyak mengacu pada AISC. Tentang steel truss, saya kira relatif sederhana, masalahnya biasanya adalah menentukan bracing yaitu untuk menentukan panjang tekuk (slenderness ratio) dari batang tersebut.

    Tentang bandwidth, jangan kuatir biasanya dihitung per month. Jadi siap-siap aja in early every month to down-loads. Masalahnya, link di atas saya lihat sudah di copy link oleh puluhan web-site lain, jadi yang down-load tidak hanya dari tempatku ini saja.

    Gitu Gerd

    Suka

  34. Terima kasih Pak,
    saya akan downloadkan ENV tu.
    saya ada contoh pengiraan utk Steel design utk ENV tapi tiada standard itu. ENV ini akan banyak membantu saya. lepas tu baru saya cuba serasikan dengan EN 1993-1-1:2005
    sekarang ini memang susah nak cari work example of EC-3. DI Malaysia, sekarang masih gunakan BS…tapi Pensyarah saya mau saya buat program Visual Basic untuk Design and analysis of Steel Structures based on Eurocode 3 specifically in Steel Truss.
    terima kasih sekali lagi pa.

    Suka

  35. Salam kenal pak wir,
    saya seorang structural engineer dan perlu referensi EN 1993-1-1:2005 (tapi belum berhasil mendownload karena overlimit bandwidth). Mungkin ada dari rekan2 sekalian yg bisa mengupload file tsb ke rapidshare,megaupload,dan sejenisnya sehingga problem bandwidth nya bisa teratasi.
    Lalu apakah ada perbedaan yg signifikan antara versi 2005 dan versi 1992? Terima kasih atas bantuannya.

    erick

    Suka

  36. shallom Erick,
    bisa kau beri alamat email Erick pada saya..
    saya ada EN 1993-1-1:2005
    saya boleh attachkan kepada Erick.
    emailkan kepada saya greatgerd@hotmail.com

    nak tanya Erick, ada tak contoh2 pengiraan steel truss yang menggunakan EN 1993-1-1:2005 ?

    Suka

  37. selamat malam Pak Wir,
    saya baru mau belajar design conveyor untuk batubara, menggunakan design code apa ya? dan bagaimanakah saya mendapatkannya.
    terima kasih
    salam hangat
    harwanto

    Suka

  38. Ping balik: Download Berbagai Pedoman Peraturan Dalam Teknik Sipil | Argajogja's Blog

  39. Ping balik: Eurocode 3 Download Pdf | free pdf download

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s