ada GANJA di UPH


Anda bisa bayangin nggak, bahwa ditemukan mahasiswa yang membawa GANJA di UPH, saya juga nggak kebayangin. Tapi ini betul-betul terjadi.

Tadi pagi, dalam acara kebaktian bersama, pak Domo (Wakil Rektor III)ย  mengumumkan bahwa telah ditemukan oleh petugas Security UPH bahwa ada mahasiswa UPH (kurang jelas jurusan apa) yang tertangkap basah membawa bungkusan berisi GANJA dalam jumlah yang ‘besar’. Karena cukup besar maka diperkirakan mahasiswa tersebut bukan pemakai tetapi pengedar sehingga mahasiswa tersebut selanjutnya diserahkan ke POLISI.

Sebagai warga civitas akademik UPH tentu hal tersebut mengejutkan sekali, bahwa ada mahasiswa yang berani membawa barang terlarang ke kampus. Tetapi yang melegakan adalah bahwa UPH berani menyatakan bahwa ada kejadian seperti itu, jadi kita harus waspada, sekaligus menyerahkan oknum tersebut ke POLISI. Memang menyakitkan menyerahkan ‘murid’ tsb ke pihak yang berwenang, tetapi ini harus agar murid yang lain selamat.

Berkaitan dengan Security di UPH menurut pengamatanku sebenarnya cukup ketat. Bayangkan saja, kampus UPH adalah kampus yang dikelilingi pagar tinggi, orang masuk hanya pada pintu-pintu tertentu. Dimana pada pintu-pintu tersebut ada penjaganya. Penjaga disini benar-benar menjalankan fungsinya, artinya mereka memeriksa setiap orang atau mobil yang masuk. Untuk orang, mereka melihat dan menggeledah tas-nya satu persatu. Nggak peduli itu bekerja di situ atau nggak. Aku setiap pagi, mobilku dibuka bagasinya dilihat, juga waktu masuk kampus tasku digeledak. Jadi maklumlah jika petugas Security mampu menangkap mahasiswa pembawa GANJA tersebut.

Sudah menjadi semboyan bagi para warga UPH dan khususnya Security bahwa kampus UPH adalah kampus yang bebas SMOKING, DRUG dan PORNOGRAPHY. Dan semboyan itu benar-benar ditegakkan. Berkaitan dengan hal tersebut, rasanya di Indonesia belum ada yang seketat tersebut. Jadi lingkungan belajar bagi kami di UPH sangat penting, dan tidak hanya proses belajar mengajarnya saja.

Hayo ada nggak yang mempunyai kebijaksanaan yang sama dengan UPH.

30 thoughts on “ada GANJA di UPH

  1. Wow.. ternyata masih ada yang berani bawa barang ‘ilegal’ ke UPH

    Sebenernya sih, terganggu pas pertama kali keamanannya diperketat.. apalagi kalo uda telat.. huh.. bikin repot aja.. uda bawaan di tas banyak.. tangan penuh.. disuruh buka semua lagi…

    Bikin tambah telat aja..

    Kayaknya cuma UPH deh universitas yang segini ketat dalam hal prosedur keamanan.. sempet pake metal detektor segala.. untung cuma pas UPH Festival.. sisanya ‘cuma’ penggeledahan… tapi ternyata prosedur keamanan segitu ketatnya ada ‘gunanya’ juga ya..๐Ÿ™‚

    Salute buat Security UPH

    Suka

  2. Wah baru tahu kalau UPH sekarang keamanannya seketat itu, beda dengan dulu waktu saya masih suka bantu-bantu di sana (Fasilkom, s.d. 2005-an).

    Btw salam kenal dan salut Pak, blog oleh dosen sangat jarang saya temui. Dan banyak yang inspiring dari blog ini.

    O ya, barangkali ada minat untuk tukar link (link exchange), Pak?

    Suka

  3. **Richard**
    Betul Richard, awalnya sih risih, setiap keluar atau masuk bawa tas, digeledah oleh satpam, demikian juga jika bawa mobil keluar/masuk digeledah juga. Koq kayak nggak percaya aja. Tetapi ternyata setelah kejadian tersebut, jadi tahu betapa pentingnya bahwa itu semua adalah UNTUK penghuni UPH juga. Ini mungkin salah satu ‘kelebihan’ UPH dibanding institusi pendidikan lain di Indonesia.

    **Mas Lucky**
    Salam kenal Mas Lucky,
    Saya udah mengunjungi web-site nya lho, hebat juga prestasi anda khususnya di bidang pemrograman komputer. Saya juga suka itu, itu hobby saya sebelumnya, sedangkan sekarang kayaknya lebih tersita untuk nulis. Saya udah Blogroll website anda lho. Gantian khan.

    Suka

  4. Pak, setahu saya, pemeriksaan di gerbang itu hanya seperti formalitas saja. Apa benar mahasiswa yang membawa ganja tertangkap karena pemeriksaan di gerbang?

    Suka

  5. Sdr. Chris, yang jelas ganja ditemukan di lingkungan UPH oleh security.

    Pengumuman oleh Wakil Rektor III, Bapak Sudomo dalam kebaktian bersama yang dihadiri oleh semua civitas akademi UPH untuk menunjukkan bahwa security yang ada telah bekerja dengan baik dan tidak sekedar formalitas saja. Kami respek terhadap hal tersebut.

    Selain itu juga untuk menunjukkan bahwa kami (civitas akademi UPH) harus waspada, siapa sangka mahasiswa UPH yang umumnya dianggap adalah kalangan menengah ke atas ternyata juga terlibat hal-hal yang melanggar hukum seperti itu.

    Bagaimanapun juga, lingkungan di UPH menjadi perhatian juga bagi kami. Anda tahu, jarang ada kelas kosong yang tidak terkunci, manajemen UPH telah mengatur agar pemakaian ruang benar-benar ketat, itu untuk mencegah digunakannya ruang kelas kosong untuk hal-hal yang negatif.

    Itu semua adalah strategi UPH yang nyata untuk menghindari adanya DRUG, PORNOGRAPHI dan SMOKING di lingkungan UPH. Apakah di kampus lain hal-hal tersebut diperhatikan, saya kira masih jarang. Kita sebagai institusi swasta menyadari betul bahwa mahasiswa adalah kelangsungan kehidupan kami juga, jadi kami benar memperlakukannya dengan ‘baik’.

    Bahkan apa yang diluar kita kenal sebagai PLONCO , kita di UPH tidak mengenalnya, kita ganti hal-hal tersebut dengan kegiatan lain yang positip. Kita menghargai mahasiswa sebagai titipan-Nya yang harus kita bantu kembangkan talenta yang dimilikinya, kejadian seperti di institusi di jawa barat dekat bandung itu, nggak akan terjadi di UPH.

    Suka

  6. Rambut sama-sama hitam, pendapat bisa beda-beda.

    Menangani manusia bermacam-macam juga demikian, dalam kehidupan ber kampus ini, tidak ada dalam pikiran kami bahwa ada anak-anak UPH yang terlibat ganja. Tetapi kenyataannya ternyata ada.

    Kondisi seperti tidak boleh ditutup-tutupi, karena dapat menyebabkan civitas di UPH akan terlena, merasa semuanya sempurna. Kondisi itu berbahaya. Menurutku pejabat UPH yang mengumumkan sudah betul, itu menyebabkan kami waspada.

    Kenapa saya umumnya di blog ini, ya untuk menyatakan secara jelas bahwa kejadian seperti itu adalah BURUK adanya dan MELANGGAR HUKUM jadi pihak UPH akan melakukan tindakan tegas. Tidak ada toleransi soal itu. Ini penting, khususnya bagi orang tua para mahasiswa, bahwa civitas akademi UPH berusaha keras melindungi putra-putrinya di UPH terhindar dari hal-hal yang buruk tersebut.

    Bahkan melatih agar menghindari hal-hal yang menurut kita buruk, misalnya merokok. Kita di UPH tegas, bahwa UPH adalah kampus bebas rokok, di halaman kampuspun jika merokok dan ketahuan Security akan diperingatkan dan disuruh matikan, bahkan keterlaluan akan diambil KTP-nya dan dipermasalahkan.

    Jadi, memang GANJA adalah negatif, tetapi tindakan menangkap pembawa ganja adalah positip, yang akan kita lanjutkan dengan terus waspada tinggi. Kalau soal security atau hal-hal seperti itu, rasanya kita masih terdepan lho. Mungkin yang ngalahin hanya akademi militer aja.

    Suka

  7. Klo saya lihat pemeriksaan tas di UPH belakang ini agak mengendur. Mungkin karena banyak cibiran dari mahasiswa sendiri yang merasa risih dengan penggeledahan tersebut karena harus repot dan mengantri saat terburu – buru ke kampus. Akibatnya petugas security juga banyak yang merasa “terpojok”. Akibatnya tas tidak benar – benar diperiksa.

    Akan tetapi sebenarnya ini demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan bersama. Lihat saja sudah tertangkap mahasiswa yang membawa ganja. Ya, baru narkotik, bagaimana kalo ada bom atau senjata api seperti kasus mahasiswa Korea di luar negeri??

    Untuk itu saya ingin mengajak teman – teman mahasiswa agar mari bersama mendukung. Sehingga para security pun dapat melaksanakan tugasnya dan tanggung jawabnya dengan benar.

    Tetapi pak Wir, bukankah terdapat alat detektor di setiap pos pemeriksaan? apakah tidak sebaiknya digunakan alat detektor itu saja agar pemeriksaan dapat berjalan dengan lebih baik, akurat, cepat dan efektif ?? selain itu juga tidak terlalu mengganggu mahasiswa yang memang “kurang mau bekerja sama”?

    Suka

  8. …mahasiswa sendiri yang merasa risih dengan penggeledahan tersebut karena harus repot dan mengantri saat terburu – buru ke kampus…

    Kalo dilihat dari pernyataan ini harusnya yang intropeksi adalah mahasiswanya, kalau sudah tahu ada pemeriksaan pada saat masuk lingkungan kampus seharusnya datang ke kampus tidak mepet waktu jam kuliah sehingga faktor terburu-buru dapat dihilangkan.

    Kalau pendapat saya UPH sudah menerapkan sistem yang sangat baik sekali, sangat jarang ditemukan kampus dengan sistem pengamanan seketat ini. Saya yakin pihak UPH ingin selalu memberikan yang terbaik bagi mahasiswanya. Terpaut dengan datang dan mengantri terburu-buru mungkin satu atau dua kali wajar karena mungkin ada suatu hal yang tidak mungkin di tinggalkan tapi apakah setiap hari harus datang terburu-buru.

    UPH sudah menciptakan fasilitas yang sangat lengkap untuk para mahasiswanya, sekarang tinggal mahasiswanya yang harus dengan baik memanfaatkannya. Saya jadi teringat waktu kuliah dulu, karena kurang memanfaatkan fasilitas kampus seperti perpustakaan misalnya akhirnya sekarang pengetahuan saya sangat kurang jika dibandingkan dengan yang lain.

    Untuk masalah narkoba ini pihak UPH saat ini menurut saya sudah sangat baik cara mengantisipasinya, memang untuk menekan peredarannya ya harus dicegah supplier/pengedarnya.

    Begitu pendapat saya.

    Suka

  9. Wah pak, saya tidak merasa satpam yang jaga di UPH sedemikian ketat…saya rasa karena yang lewat dosen aja, makanya dia saat itu doang ketat.

    biasanya saya masuk lewat gerbang yang ada satpamnya juga cuma diliat doang isinya apa, itu juga gak diliat ampe digeser2 barang2 bawaan saya didalam tas. cuma dipelongo dari luar. buktinya waktu saya bawa buku banyak, dari atas tas sih cuma keliatan buku, tapi didalemnya banyak barang lain, tapi dia gak geser bukunya, cuma buka tutup tasnya terus udah deh…

    gimana kalo ada yang nyembunyiin pil narkoba yang cuma kecil gitu di balik buku, dll??? gak bakal ketawan deh pak….

    malah kadang-kadang, saya kalo suka males diperiksa karena repot banget, langsung bilang aja ke satpam ” laptop pak”, terus langsung dibolehin lewat….begitulah satpamnya….sebaiknya sih, bener-bener diperiksa ampe dalem2….

    karena saya kuliah di UPH, jadi setiap hari saya lewat gerbang tuh pak, gerbang samping depan, dll….jadi saya ngerasain banget tuh, gimana satpamnya….

    karena itu mohon kepada UPH diperhatikan agar satpam lebih teliti…

    Suka

  10. KERENN!!!!!!!!!!!

    lagian, UPH banyak gaya.. pake pemeriksaan tapi meriksa cuma gtu doank,cuma asal liat ato ga asal pegang. ato ga bilang aja, “laptop pak isi ny” pasti boleh langsung lewat.. gmana klo ganja ato filem bokep itu ada di selipin di dalem laptop??
    mana bisa para satpam itu tau??
    pemeriksaan kayak gtu tuh ga ada guna nya..
    klo mau skalian pake x-ray

    Suka

  11. ketauan or ga nya kayanya bukan satu maslah dech. sekarang bagaimana si mahasiswa menyikapi hal tersebut. apa iya barang tersebut penting untuk dibawa?
    apa iya barang itu menguntungkan?
    apa lagi yang namanya narkoba itu adalah barang yang dilarang agama dan pemerintah!
    apa lagi sampai bawa yang namanya ganja.kalo dikelasin ganja itu ada di kelas satu untuk narkoba. jadi hukumnya pasti lebih berat.

    Suka

  12. Maaf, baru comment di postingan yang sudah agak lama.

    Pak, saya mau bilang aja nih, saya itu mahasiswi PH.

    Temen saya juga mahasiswi, dia datang ke ke PH cuma bawa dompet sama hp, ga ada tas, kan cuma memang dari mal habis makan saja, tas isi buku ditinggal di kelas.

    Masa ada satpam yang udah jelas-jelas liat temen saya itu tidak bawa tas, eh dia malah megang bagian belakang alias, maaf, P*nt*t.

    Saya yang jalan di belakang teman saya sampai shock dan saya langsung lewat aja cepet-cepet, soalnya saya juga ga bawa tas. Teman saya juga karena kaget langsung jalan cepat-cepat dan begitu udah jauh dari satpam kami baru berbicara..

    Mohon pak, saat ini di PH juga jadi banyak satpam, dan saya sempat ngobrol sama 1 satpam, sebelum PH menerapkan tas dicek segala, satpamnya itu sopan-sopan… Tapi apa karena PH menambah jumlah satpam untuk pengecekan dst, apakah kualitas satpam jadi menurun? Sebaiknya dicek lagi satpam-satpam yang baru… Supaya tidak terjadi hal seperti itu lagi.

    Wir’s respond :
    Kalau itu benar pelecehan, wah nggak benar itu satpam. Kalau dilaporkan ke bos-nya pasti di cutat. Itu satpam sebagian besar ditangani oleh perusahan luar (kontrak gitu).

    Tapi kejadian seperti itu bisa saja lho kalau tidak disengaja. Jadi itu perlu klarifikasi yang benar, bisa-bisa karena anda merasa nggak bawa apa-apa, tapi satpamnya berpikiran bisa aja bawa senjata (misalnya). Ya namanya aja petugas keamanan, kalau dia punya alasan curiga, ya sah-sah aja, itu emang kerjaannya.

    Tapi sekali lagi, kami (dosen dan juga satpam tentunya) menganggap bahwa mahasiswa adalah client, jadi kami pasti bersikap menghormatinya, kecuali jika memang sikapnya nggak bisa dihormati gitu.

    Suka

  13. Teman saya pakai celana panjang model bahan kain gitu loh pak. Agak tidak mungkin dia curiga megangnya ke arah situ yang kantong celana saja tidak ada.๐Ÿ™‚

    Tapi memang, untuk positive thinkingnya sih anggap saja tidak sengaja. Dan mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal seperti itu lagi dan tidak ada korban lain di UPH ini…

    Salam Sukses.๐Ÿ™‚

    Suka

  14. UPH telah melakukan yang terbaik buat mahasiswanya…..

    Salut bangat ma manajement UPH, sebagai mahasiswa kita harus mendukung.

    Mulai dari OB, satpam, dosen dan staf yang lain sudah menunjukkan akan Etos Kerja Yang Benar.

    Yang terpenting adalah apa kontribusi saya buat UPH dan untuk Tuhan…

    Bless you

    Suka

  15. Ping balik: penembakan terjadi lagi di kampus « The works of Wiryanto Dewobroto

  16. SAYA SALUT ATAS KERJA KERAS DARI PARA APARAT KEAMANAN DALAM MENJAGA KEAMANAN LINGKUNGAN UPH. TERNYATA ADA MANFAATNYA JUGA YA PEMERIKASAAN TAS SETIAP KALI SIAPA PUN YANG AKAN MASUK KE DALAM KAWASAN UPH. SEMOGA ITU BISA LEBIH DITINGKATKAN LAGI…..

    MAJU TERUS UPH KU…………!!!!!!
    TUHAN MEMBERKATI…………๐Ÿ™‚

    IMMANUEL A.W.
    FAKULTAS HUKUM – UPH 2007

    Suka

  17. It’s a big question for us. why that student foolishly brought cannabis to the university??

    wasn’t it a sign that there’re many user inside the campus??

    Shown the truly UPH to the world, richtig??!

    Suka

  18. saya pengan banget kuliah di UPH nanti kalau sudah lulus SMA, jurusan komunikasi tapi yang broadcasting๐Ÿ˜€ hehe.. semoga diterima yaa. emang masuk UPH itu sama susahnya kayak masuk PTN ya? katanya saingannya susah2?

    Suka

  19. gimana tentang anak UPH yang suka clubbing hampir tiap minggu trus disana mereka ngedrugs and free sex? soalnya saya pernah denger rata2 gaya hidup anak UPH gitu…

    Wir’s responds:
    “saya pernah denger …”
    wah sembarang orang bisa aja ngomong seperti itu mas. Silahkan informasinya yang jelas, sehingga bisa ditindak lanjuti. Tetapi yang jelas itu nggak mungkin terjadi di lingkungan kampus !

    Suka

  20. all be positiv,asal tidak ada yang disembunyikan.kebaikan akan datang diwujudkan karna perubahan.sebaik apapun security gak salah dan wajib kita terus kembangkan.

    pasti deh kalau udah merasakan baiknya sikap…akan terus menjadi hadapan yang bukan merupakan kesalahan.

    saat di kritik mesti ada kesempatan untuk membebaskan,tanpa kritik dan saran tentu akan wujud kesalahan tanpa sebuah pengalaman.Mati tanpa pengalaman,,,,,!ya to

    Suka

  21. Untuk satpam kalo meriksa yang sopan yah.Untuk para mahasiswi (khususnya yang sexy2) kalo dandan juga yang sopan.Ya intinya sama-sama sopan biar satpamnya juga gak kurang sopan.Untuk Pak Wir salam kenal aja,mudah2an saya bisa jadi rekan bapak di UPH.

    Suka

  22. Ngomong2 soal keamanan dan area no drug…. Nih ada informasi tentang tempat kost yang ok punya.
    khususnya mahasiswa2 …CHECK IT OUT. Murah budget kost, tempatnya baru so mesti kamar dan furnisnya baru, full AC , kamar mandi dgn waterheater, Comfort living room + TV, cozy pantry dan kitchen ( udah di sediakan kitchen utensilnya, langsung bisa masak dan abis masak makan dech, bagian yg nggak enak yaitu wash the dish ada pembantu yang handle .. sip kan ) dan kelebihan rumah kos ini di sediakan FREE Nasi Putih dan AQUA galon…. bagi yang mau ngirit…. cocok deh ngekos di sini.

    Every rooms got 24 hours internet connection, soal laundry dan ironing No problemo ada pembantu yang incharge sekalian bisa di suruh bersihin kamar. Bagi yang bawa kendaraan nggak usah kuatir kalo ilang, keamanan benar2 Ok dan free parking space. Bagi yang suka naik bis, lokasi dekat banget dgn halte. Tertarik…… bisa lihat dan buktikan sendiri……. lokasi rumah kost di TAMAN PARAHYANGAN 1 NO 86, LIPPO KARAWACI.

    Bingung nggak tau tempatnya… nih ada road directionnya: ikuti jalur ke arah RS siloam terus melewati sekolah ATISA, past ruko2 ketemu pertigaan belok kiri teruzzz sampai ke bunderan belok kanan terussss notok… tok nah cari classer perumahan Taman Parahyangan.

    Lokasi rumah kos ada di dalam lingkungan perumahan yang aman,nyaman dan tenang…. satpam always stand by dan keliling setiap pagi siang dan sore…… beda dgn rumah kos yang di ruko dan di jalan rayanya…..NO security. IT’s different with Security and No security….its about comfortnes and savety.

    Gue sekarang ngekos di sini….pengennya sih nambah kost’s mate . jadi gue bagiin informasi ini Gratizzzz.

    Suka

  23. saya mahasiswi UPH. saya mau bagiin informasi bahwa ga semua anak UPH itu gaya hidupnya clubbing mulu. saya pny byk tmn2 yang gaya hidupnya biasa2 aja. malah ada yg latar belakang ekonominya kurang bgs tp dpt beasiswa. saya sendiri meski bs kul di UPH tp saya jg bkn anak orang tajir. SOOOOOOOO, ga smua anak UPH hidupnya party mulu. byk jg komsel2 di kalangan mahasiswa UPH. ya memang pst ada mahasiswa yg kacau di UPH tp ga smua. semua kampus itu pst ada mahasiswa yg baek dan yg buruk. cm bagi2 info aja neh gw. hehe^^

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s